Janda Muda Itu Dibunuh Mahasiswa

2695
0
MASIH MUDA. Pelaku pembunuhan janda muda saat hadir dalam ekpos di Mapolres Tasikmalaya Selasa (26/3). foto-foto: Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Polres Tasikmalaya Kota membeberkan kasus dugaan pembunuhan kepada Oon Saonah (32) alias Ica yang dilakukan RFH (22) di Hotel Daya Grand Rabu 6 Maret 2019. Pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena enggan me­minjamkan uang.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kur­nia­wan Ma’ruf SIK SH meng­ung­kapkan pelaku merupakan se­orang mahasiswa di sa­lah satu perguruan di Kota Tasikmalaya. Dia berasal dari Desa Singkir Kecamatan Ci­kalong Kabupaten Tasikmalaya “Pelaku punya hubungan dekat dengan korban,” ung­kapnya saat ekspos di M­apolresta Tasikmalaya, Selasa (26/3).

Sebelum membunuh Ica, kata Febry, RFH meminjam uang sebesar Rp 4 juta, namun Ica enggan memberikan. Kemudian RFH nekat mencekik leher korban hingga akhirnya Ica kehilangan nyawa.

Untuk menghapus sidik jarinya, RFH mencuci bagian leher korban dengan air yang diambil dari toilet kamar hotel. “Untuk menghapus jejak, dia bersihkan pakai air,” kata Febry.

Jenazah korban yang terbaring di kasur langsung ditutupi selimut dan bantal. Sebelum pergi, RFH mengambil uang sebesar Rp 70 juta yang disimpan di dalam tas milik korban. “Sebagian sudah dipakai, sebagian lagi dia simpan,” ujarnya.

Loading...

Menurut Febry, kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan petunjuk penyelidikan yang mengarah kepada RFH. Setelah tiga minggu pencarian, RFH ditangkap di wilayah Kecamatan Indihiang beberapa saat setelah turun dari bus pada Jumat (22/3).

Kepada polisi RFH mengatakan saat kejadian dia meminta pinjaman uang Rp 4 juta kepada Ica. Uang itu dia butuhkan untuk membayar utang yang sudah ditagih. “Saya punya utang ke pacar saya Rp 2,8 juta, Rp 1,1 juta ke teman, terus Rp 300 ribu ke teman juga,” kata RFH.

Beberapa kali bujukan tidak membuat Ica memberinya pinjaman. Dia pun mencekiknya dengan tujuan memberikan ancaman. “Dia mau teriak, jadi saya cekik makin kencang,” tuturnya.

Cekikan itu membuat Ica tewas seketika. Usai membunuh Ica, hidup RFH tidak tenang terlebih dia merasa kepolisian pasti mencarinya. Dia pun kabur ke wilayah Kabupaten Kuningan lalu berpindah ke Jakarta. RFH sempat kembali ke Tasikmalaya tetapi kembali pergi ke Jakarta.

RFH mengaku sempat mendatangi seseorang dan meminta jimat ketenangan. Setelah itu, barulah dia berani pulang ke Tasikmalaya. Keberadaannya diketahui oleh kepolisian yang langsung menangkapnya.

Terkait uang Rp 70 Juta yang diambil dari Ica, RFH menyebutkan uang tersebut dititipkan di saudaranya sebesar 25 juta dan Rp 15 juta disimpan di rekening. Selebihnya digunakan membayar utang dan berbelanja. Salah satunya ponsel merek ternama dengan harga sekitar Rp 5 juta. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.