Berawal dari Suara Keran Air, Ada Luka di Bagian Leher

Janda Tewas di Kamar Hotel

1092
0
EVAKUASI. Petugas Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota mengangkut jenazah Oon Saonah yang ditemukan tewas di Kamar Hotel Daya Grand, Rabu (6/3). foto-foto: Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya

TASIK – Seorang perempuan berusia 32 tahun, Oon Saonah ditemukan tewas di kamar Hotel Daya Grand Jalan Brigjen Sutoko Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya Rabu petang (6/3).  Di jenazah warga asal Babakan Bandung Kecamatan Mangkubumi itu terdapat beberapa luka mencurigakan.

Ditemukannya jenazah Oon, bermula ketika salah seorang office boy hotel, Indra Lesmana (24) mendengar suara keran air di kamar nomor 106 itu. Namun dia tidak curiga apapun, mengira penghuni sedang di kamar mandi. “Sekitar jam sepuluh (10.00) di ketuk tapi enggak ada jawaban, saya gak curiga apa-apa,” katanya.

Baca juga : Lebam dan Lecet di Wajah Korban

Pukul 17.00, Indra kembali melewati kamar tersebut dan suara keran air masih terdengar. Kembali dia mengetuk-ngetuk pintu, namun tak juga ada jawaban. Dia pun berunding dengan karyawan lain dan sepakat membuka pintu dengan kunci cadangan. “Kami putuskan membuka pintunya,” tuturnya.

Ketika pintu terbuka, di atas kasur hanya terlihat Oon terlentang di atas kasur. Kepalanya tertutup bantal dan bagian tubuh ditutup selimut. Ketika selimut tersebut dibuka, Oon sudah meninggal. “Dipanggil-panggil enggak menyaut, memang sudah meninggal,” terangnya.

Aparat kepolisian dari Polsek Mangkubumi, Sat Reskrim beserta Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota mendatangi lokasi kejadian. Mereka meminta keterangan beberapa saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Korban cukup dikenal oleh karyawan hotel, karena sering datang dan menyewa kamar. Mereka mengenal perempuan berkulit putih itu dengan nama panggilan Ica. Saat itu, dia check-in pada Selasa malam pukul 23.30.

Sekitar pukul 05.00, salah satu pegawai, Jajang Hardiansyah (47) mengaku masih melihat Oon keluar dari kamar. Ketika itu, di kamar nomor 106 memang sedang ada orang lain. “Dia (Oon) keluar dari kamar, bahkan datang ke saya,” katanya.

Baca juga : Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Kepada Jajang, Oon sempat mengeluhkan tidak ada tamu untuknya. Selanjutnya, Oon pun kembali lagi ke kamar tersebut. “Aya dua ge teu baraleg (ada dua juga pada tidak benar),” kata Jajang menirukan ucapkan Oon.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febri Kurniawan Ma’ruf mengaku menemukan luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab kematiannya. “Bagian sekitar wajah, leher dan bahu,” ungkapnya.

Kejadian tersebut sempat menyita perhatian warga di sekitar yang berkerumun di depan hotel. Akan tetapi mereka tidak bisa masuk, setelah olah TKP selesai. Petugas Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota membawa jenazah Oon ke Kamar Mayat RSUD dr Soekardjo. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.