Perindag Harus Lebih Serius Garap Pasar Pancasila

Jangan Abai Penolakan Revitalisasi

443
0

CIHIDEUNG – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM Perindag) Kota Tasikmalaya tidak boleh mengabaikan penolakan pedagang atas revitalisasi Pasar Pancasila senilai Rp 6 miliar. Kegagalan lobi ini harus disikapi serius. Karena kondisi pasar tradisional semakin memprihatinkan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Ichwan Saffa menjelaskan revitalisasi 200 kios di Pasar Pancasila itu memang rentan memicu konflik kecemburuan sosial antarpedagang. Pasalnya, ada sekitar 100 kios lebih yang tidak terakomodir.

“Kami akan kembali merapatkan baik di internal komisi maupun dengan melibatkan instansi terkait. Mengingat kondisi bangunan pasar juga semakin memprihatinkan,” ungkapnya kepada Radar, Kamis (24/5).

Selain itu, terang dia, pada program revitalisasi tersebut ada penurunan grade pasar tradisional dari kelas B menjadi kelas C.

Hal ini akan menjadi perhatian khusus komisi. “Memang disayangkan. Apalagi keinginannya Pasar Pancasila itu dijadikan pasar tradisional bernuansa modern dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 18 miliar. Lokasinya di pusat kota. Kemudian untuk mengubah image pasar tradisional yang kumuh,” terang politisi PBB itu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Dede Muharam menambahkan kondisi Pasar Pancasila mulai lesu sejak beberapa tahun lalu. Tergerus kehadiran pasar dan toko modern. Beberapa pemilik kios pun terpaksa gulung tikar.

“Sudah beberapa kios tutup. Lantaran sepi dan mulai tidak diminati. Miris memang,” keluhnya.

Apalagi, kata dia, dalam waktu dekat ini di wilayah Cikoneng Kabupaten Ciamis diketahui akan dibangun sebuah pusat perbelanjaan. Hal itu tentunya menambah kekhawatiran penghuni kios Pasar Pancasila yang memiliki pelanggan dari daerah tersebut.

“Kemudian kita minta kerja sama pengelolaan antara PD Pasar Resik dengan pihak ketiga juga segera diselesaikan. Supaya tidak ada gugat-menggugat ke depan. Terlepas nantinya harus diintervensi APBD kota atau pun provinsi kita akan bantu mendorong,” beber politisi PKS itu. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.