Bupati Harus Mampu Melihat Potensi Pejabat

Jangan Ada Jual Beli Jabatan

188
0

SINGAPARNA – Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya H Ruhimat meminta jangan ada jual beli jabatan pada open bidding yang akan dilaksanakan pemerintah dalam mengisi kekosongan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) karena adanya pejabat pensiun.

“Saya minta lelang jabatan atau open bidding jangan dibawa ke ranah politis atau ada kesepakatan nominal seperti jual beli jabatan,” ungkapnya kepada Radar, Kamis (24/5).

Bupati Tasikmalaya memiliki hak prerogatif dalam menentukan pejabat yang akan menduduki eselon II, walaupun itu hasil dari seleksi terbuka atau lelang jabatan. Tapi jangan sampai hak prerogatif tersebut berlandaskan atas kepentingan pribadi.

“Semua yag di luar aturan harus dihindari untuk menciptakan karier ASN yang bersih,” bebernya.

Panitia seleksi pada lelang jabatan nanti harus mampu memberikan masukan kepada bupati dalam menentukan pejabat terbaik untuk mengisi kekosongan di SKPD.

Terpisah, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tasikmalaya Nana Sumarna menilai banyak eselon III yang layak mengisi jabatan eselon II. Tinggal bagaimana Bupati Tasikmalaya dan panitia seleksi lelang jabatan melihat potensi tersebut dengan baik.

“Jangan sampai hanya menunjuk orang untuk menjadi kepala dinas. Tetapi latar belakangnya harus dilihat juga sehingga dalam penempatannya sesuai,” terangnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.