Polres Ciamis Siapkan Tim Khusus

Jangan Berani Pakai Mobil dinas untuk Mudik

87
0
PERIKSA PASUKAN. Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH SIK MH bersama Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya memeriksa kesiapan pasukan pada gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Alun-Alun Ciamis, Selasa (28/5).

CIAMIS – Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya melarang seluruh aparatur sipil negara (ASN) memakai mobil dinas (mobdin) untuk mudik Lebaran 2019. Selama mudik, kendaraan dinas harus diparkirkan di tempat yang aman, baik itu di rumah masing-masing, maupun kantor.

Larangan penggunaan kendaraan dinas itu, kata Herdiat, sesuai dengan surat edaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selama Lebaran, mobdin itu tidak boleh digunakan ASN di lingkungan Pemkab Ciamis walaupun dipakai di wilayah Ciamis, Tasikmalaya, Banjar dan Pangandaran. “Karena mobil dinas yang dipegang oleh para pejabat pemerintah Ciamis hanya digunakan untuk menunjang pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Ciamis,” ujar Herdiat kepada wartawan usai mengikuti upacara apel Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Alun-Alun Ciamis, Selasa (28/5).

Herdiat menjelaskan, bila kendaraan dinas digunakan untuk kepentingan pribadi atau mudik merupakan pelanggaran yang masuk kategori tindak pidana korupsi. Dengan demikian, seluruh ASN di Ciamis jangan berani memakai mobdin untuk mudik.

Bupati juga mengingatkan kepada ASN untuk tidak saling kirim bingkisan Hari Raya Idul Fitri. Sebagaimana surat edaran dari KPK, hal itu merupakan gratifikasi. “Jadi tidak boleh mengirim parsel atau menerima parsel bagi semua PNS dan pejabat Pemerintah Kabupaten Ciamis,” kata dia.

SIAPKAN TIM KHUSUS

Dalam mengamankan arus mudik Lebaran, Polres Ciamis menyiapkan tim khusus (timsus) dengan 1.492 personel pada apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Alun-Alun Ciamis kemarin.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH SIK MH menerangkan petugas gabungan dalam timsus itu yakni 784 personel Polres Ciamis, 708 personel Kodim 0613 dan sisanya dari Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan lainnya.

Timsus itu akan disiagakan di 10 pos pengamanan, dua pos pelayanan dan satu pos utama. Mereka akan bertugas membantu menjaga dan melayani pemudik yang melintas di wilayah Ciamis. “Kami siap dan utamakan pelayanan maksimal kepada para pemudik,” kata Bismo kepada wartawan.

Bismo mengimbau para personel untuk selalu siaga di posnya masing-masing agar masyarakat merasa aman dan nyaman ketika mudik dan meninggalkan rumahnya. Dalam timsus itu ada tim pengurai kemacetan dengan memakai sepeda motor. Ada tim derek yang menyediakan alat berat dan mobil derek di titik rawan longsor dan tanjakan rawan kecelakaan seperti tanjakan Alinayin dan Cibeka. Ada pula tim patroli dari Sabhara dan Reserse yang mengawasi dan mengantisipasi tindakan kriminal seperti pencurian di perumahan yang ditinggal penghuninya selama mudik.

“Tiga tim khusus itu, jelas melakukan upaya pengamanan di mudik dan balik Lebaran 2019. Kami ingin Ciamis lancar aman dan tertib berlalu lintas,” tutur dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.