Pedal Gas Fokus Tanam Pohon di Gunung dan Sungai

Jangan Biarkan Longsor Terus!

27
Iman S Rahman / Radar Tasikmalaya TANAM POHON. Pedal Gas Kabupaten Ciamis membersihkan sampah dan menanam pohon di sekitar bantaran Sungai Cileueur Kecamatan Ciamis, Minggu (23/12).

CIAMIS – Paguyuban Peduli Alam dan Lingkungan Galuh Asri (Pedal Gas) Kabupaten Ciamis memprogramkan penanaman 30 ribu pohon berbagai jenis dari 2018—2019. Penghijauan ini melibatkan komunitas pencinta alam dan kelompok tani.

Ketua Umum Pedal Gas Kabupaten Ciamis Noer JM menerangkan pohon-pohon itu ditanam di wilayah yang berbeda. Utamanya di Gunung Sawal yang sedang membutuhkan reboisasi. Apalagi, belakangan ini sudah ada lahan yang tergerus longsor. “Upaya kami melakukan pemulihan alam agar bisa banyak serapan air dan sebagai penahan longsor,” jelas Noer JM kepada Radar saat penanaman pohon di bantaran Sungai Cileueur Kecamatan Ciamis, Minggu (23/12) siang.

Adapun penanaman pohon buah-buahan di bantaran Sungai Cileueur, kata dia, sebagai upaya mencegah abrasi dan menahan luapan air. Mengingat di musim hujan ini air sungai seringkali meluap hingga ke permukiman warga. Pohon buah-buahan itu juga punya nilai ekonomi dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. “Upaya kami menjaga alam, sumber mata air serta mengurangi polusi udara dan pemanasan global agar Tatar Galuh bisa sejuk dan asri,” terangnya.

Ketua Kemah Bakti Lingkungan (KBL) Pedal Gas Kabupaten Ciamis Bah Iwan menyatakan penanaman pohon dan bersih-bersih Sungai Cileueur sudah digencarkan sejak Desember. Kegiatan ini bagian dari rangkaian KBL Pedal Gas ke-4 yang dilaksanakan dua tahun sekali dengan moto Cinta Alam, Cinta Sesama, Cinta Tanah Air Indonesia.

Adapun puncak acara KBL akan dilaksanakan di Bojonghuni Kelurahan Maleber Kecamatan Ciamis dari tanggal 26—27 Desember. Kegiatan-kegiatannya berupa diskusi terbuka, pementasan Teater Dongkrak Kota Tasikmalaya, dan pembacaan puisi oleh Putri Adiani asal Sungai Cileueur—peraih juara satu lomba baca sajak se-Jawa Barat. Ada pula hiburan Kerinding Tunggul Galuh, Cileueur water tubing, dan camping ground.

Dalam melaksanakan kegiatan tersebut, pihaknya mengajak pelajar SMA dan anak-anak TK agar lebih peduli terhadap lingkungan di Tatar Galuh. Apalagi Ciamis merupakan salah satu daerah yang rawan bencana. “Siapa lagi kalau bukan kita semua yang menjaganya. Karena harus ada penerus dalam menjaga lingkungan dengan harapan acara ini akan terus dilaksanakan,” tutur dia. (isr)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.