Jangan Jadi Proyek Mubazir, Siapkan 1,6 Miliar untuk Taman Setda

195
0
BANGUN TAMAN. Taman Setda di Gedung Bupati Tasikmalaya dibangun dengan anggaran mencapai Rp 1,6 miliar. Nantinya akan terdapat berbagai jenis bunga dan hiasan lainnya, Senin (25/11). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tasikmalaya menyiapkan anggaran Rp 1,6 miliar untuk pembangunan Taman Setda. Dana Rp 1.681.410.000 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)/Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2019.

Kabid Bangunan pada Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tasikmalaya Yafit mengatakan, pembangunan Taman Setda ini dimulai sejak 1 November sampai akhir Desember atau 60 hari kerja. “Untuk tahun ini yang dibangun hanya satu taman, tepatnya samping DPRD, karena keterbatasan anggaran,” ujarnya kepada Radar, Senin (25/11).

Lanjut dia, luas Taman Setda yang dibangun mencapai 6.100 meter persegi. Untuk konsep taman sendiri akan menggunakan budaya dan kesenian tradisional daerah, salah satunya motif batik. “Sengaja kita terapkan motif batik untuk memberikan pembelajaran dan mengingatkan bahwa Kabupaten Tasikmalaya mempunyai budaya tradisional yang harus dilestarikan,” katanya, menjelaskan.

Jelas dia, salah satu motif batik yang diterapkan pada pembuatan hiasan bunga dan daun di Taman Setda. Semuanya untuk hiasan dan lainnya masih tahap pengerjaan. Setelah itu baru kepada penanaman bunga yang akan menonjol pada Taman Setda ini.

“Bunga-bunga itu kesannya ke arah edukasi juga, tapi bukan taman edukasi. Nanti setiap orang yang datang ke sini tahu berbagai macam jenis bunga hidup. Seperti bunga amarilis, krisantemum dan ada bunga yang bisa menarik hadirnya burung serta kupu-kupu. Ide-idenya dari Taman Bunga Nasional,” katanya.

Saat ini, kata dia, Taman Setda sudah banyak ditanami pepohonan. Namun, apabila pepohonan tersebut tidak sesuai dengan konsep akan diganti dan ditanami lagi dengan pohon yang sudah disesuaikan. “Nantinya Taman Setda ini akan lebih terlihat terbuka dan nyaman,” ujarnya.

Kata dia, diharapkan setelah pembangunan dan penataan Taman Setda ini bisa menjadi destinasi wisata dengan bunga penuh warna dan menghibur para pengunjung. “Sebagai daya tarik lain juga akan disiapkan burung merpati di pelatarannya. Jadi para pengunjung sambil melihat taman juga bisa memberi makan burung,” ujarnya.

Terpisah, Ketua MPI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Singaparna Asep Abdul Rofik meminta pemerintah daerah serius dalam pembangunan Taman Setda. Pasalnya, anggaran yang dikeluarkan cukup besar. Jangan sampai pembangunan yang sudah dilaksanakan mubazir atau tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena di sekitarnya pun ada Taman Lansia yang dibangun namun dari sisi manfaatnya tidak jelas.

“Kami meminta DPRD bisa memaksimalkan pengawasan soal pembangunan Taman Setda. Sehingga pembangunannya bisa benar-benar sesuai perencanaan dan setelah dibangun bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Asep pun meminta pembangunan Taman Setda ini tidak menjadi tempat atau zona nyaman bagi para pemuda untuk melakukan hal negatif. Karena, sebagaimana diketahui di lokasi tersebut sering ditemukan muda-mudi yang berbuat kurang baik. “Mudah-mudahan hadirnya taman ini bisa menjadi tempat atau ruang terbuka hijau bagi masyarakat,” harapnya. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.