Jangan Jadikan PSU di Kabupaten Tasik jadi Tempat Vandalisme

124
1
Nana Heryana

SINGAPARNA – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tasikmalaya merealisasikan pemasangan 200 penerangan sarana umum (PSU) di beberapa titik pada akhir tahun ini.

“Sudah ada 200 titik PSU yang dipasang se-Kabupaten Tasikmalaya. Di antaranya untuk wilayah utara, selatan, barat dan timur dengan masing-masing 50 titik,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tasikmalaya Drs H Nana Heryana MM kepada Radar, Senin (7/12).

Kata dia, titik pemasangan diutamakan untuk sarana atau fasilitas umum seperti masjid, madrasah, lapang, pemakaman umum dan sarana umum lainnya. Program pemasangan lampu untuk sarana umum ini sendiri telah dimasukan dalam APBD Perubahan Tahun 2020 dengan besaran mencapai ratusan juta.

Baca juga : Ringankan Beban Warga, 924 KK Desa Singaparna Tasikmalaya Terima BST ke-9

“Pe­ne­rangan sarana umum itu tidak bisa dilakukan dalam jumlah yang banyak, mengingat anggaran yang dimiliki daerah itu sangat terbatas. Keinginannya semua mendapatkan, minimal satu desa bisa mendapatkan satu PSU,” katanya.

“Mudah-mudahan tahun depan anggaran untuk bantuan PSU ini bisa bertambah, sehingga pemasangan PSU dapat merata di seluruh desa se-Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya, menambahkan.

Nana menyebutkan, bantuan PSU ini diharapkan bisa membantu masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dalam beraktivitas, khususnya pada malam hari. Pasalnya tidak semua titik terpasang PSU, untuk itu pihaknya berupaya membantu masyarakat agar setidaknya dapat menikmati penerangan di tempat sarana umum untuk berbagai keperluan.

Setelah dipasangnya PSU ini, Nana meminta agar masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas yang diberikan pemerintah secara berkelanjutan. Tidak melakukan perbuatan vandalisme atau merusak lampu-lampu penerangan jalan.

“Untuk pengadaan PSU ini memakan biaya yang cukup besar, sehingga saya harap penerangan sarana umum yang telah terpasang dapat dipelihara oleh masyarakat masing-masing kecamatan bahkan desa,” kata Nana menambahkan. (obi)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.