Jangan Memasang APK di Pohon!

20
Guriansyah

GARUT KOTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut memangkas pohon yang berpotensi tumbang di wilayah perkotaan Garut. Tindakan itu sebagai antisipasi pohon tumbang, mengingat curah hujan disertai angin kecang masih tinggi.

Sekretaris DLH Kabupaten Garut Guriansyah mengatakan pohon-pohon yang dipangkas berada di jalan milik kabupaten, di wilayah perkotaan. Ada puluhan pohon yang dipangkas. “Kalau di jalur provinsi dan nasional itu bukan kewenangan kami,” terangnya.

Pohon yang dipangkas, merupakan pohon yang umurnya sudah tua. Juga pohon yang mengganggu jaringan listrik, jarak pandang dan mengganggu estetika. “Pohon yang berpotensi tumbang kita langsung tebang. Kalau hanya mengganggu jaringan listrik, kami pangkas,” katanya.

Dalam penertiban pohon di jalan kabupaten, pihaknya banyak menemukan pohon rusak. Salah satunya akibat banyak warga yang membakar sampah di bawah pohon.

Selain itu, banyak tim sukses yang memasang alat peraga kampanye (APK) menggunakan paku di pohon. “Kami imbau kepada para tim sukses dan caleg, alangkah baiknya memasang APK itu tidak menggunakan paku. Supaya pohon tidak rusak,” terangnya.

Aktivis Lingkungan Hidup Ronni Faizal Adam prihatin dengan ulah caleg dan tim sukses yang memasang APK di pohon. “Seharusnya pohon itu tidak digunakan untuk memasang APK, itu sudah melanggar,” terangnya. Pihaknya berharap penyelenggara Pemilu mengambil tindakan dalam menertibkan APK di pohon. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.