Jangan Membuat Kecewa Atlet Asian Games

10

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

DEWAN Pembina Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Tasikmalaya Nana Sumarna mengaku kecewa belum adanya alokasi anggaran untuk bonus atlet peraih medali di Porda Jabar karena tidak adanya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018.

“Sangat memprihatinkan sekali bonus atlet harus diutang dulu. Seharusnya pemerintah daerah belajar kepada pusat yang mengapresiasi para atlet Asian Games sebelum keringatnya kering,” ujarnya kepada Radar, Rabu (17/10).

Nana menilai akan terasa hambar apabila penyerahan bonus atlet dilakukan tahun depan. Karena terlalu lama, sementara euforia atlet atas raihan medali di porda adalah saat ini. “Kalau pemberian bonus saat ini kebahagiaan atlet akan sangat lebih terasa,” terangnya.
Seharusnya, kata Nana, pemerintah melakukan upaya untuk bisa memberikan bonus atlet tepat waktu. Apalagi janji pemerintah pada saat pelepasan kontingen sangat ditunggu-tunggu para atlet. Bahkan itu menjadi motivasi tersendiri untuk bisa meraih prestasi terbaik.

“Saya kira penting rasanya pemerintah mencarikan solusi atas permasalahan ini. Ya misalnya memberikan bonus setengahnya dulu selagi euforia prestasi masih terasa,” jelasnya.

Terpisah, Pelatih Cabor Selam Kabupaten Tasikmalaya Drs Dindin Saepudin mengaku tidak mempermasalahkan soal kemungkinan keterlambatan bonus atlet. “Ya kita memahami, karena kondisi anggaran perubahan tidak ada sehingga untuk bonus belum bisa terakomodir,” tandasnya. (obi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.