Berantas Korupsi Jangan Sampai Tebang Pilih..!

31
0
Aep Saepudin Aktivis GP Ansor Kabupaten Ciamis

CIAMIS – Senin 9 Desember 2019 merupakan Hari Anti Korupsi Sedunia. Momen tersebut menjadi ajang untuk ”bersih-bersih”, khususnya di Ciamis, sehingga ke depan Ciamis lebih baik lagi.

Aktivis GP Ansor Kabupaten Ciamis Aep Saepudin berharap di momen Hari Anti Korupsi Sedunia, para penegak hukum serius menyikapi permasalahan korupsi di Ciamis supaya masyarakat percaya keadilan itu ada dan penting.

“Tindak tegas para koruptor serta jangan sampai tebang pilih dalam penindakannya,” ujar Aep yang juga aktivis Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Kabupaten Ciamis.

Pihaknya berharap semua kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Ciamis bisa tuntas. Seperti kasus alat sidik jari dan retribusi Situ Lengkong Panjalu. Dua kasus itu, kata dia, haris tuntas di tahun ini. Karena bila lewat tahun 2020 tentunya kinerja penegak hukumnya dipertanyakan publik.

“Saya berharap penanganan kasus korupsi bisa sampai ke akar-akarnya. Jangan sampai hanya ada jadi dikorbankan saja,” paparnya.

Aktivis dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Daerah (PD) Ciamis Ikin Rojikin memberikan catatan bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia kemarin. Pertama, perbaiki transparansi birokrasi, sehingga memperkecil kecurigaan masyarakat atas pelanggaran/korupsi di Ciamis. Kedua, penanganan kasus korupsi harus cepat dan berdampak. Jangan sampai ada kesan dilama-lamakan dengan alasan yang tidak rasional.

“Semoga Ciamis ke depan lebih bersih lagi dan tidak ada maaf buat koruptor,” papar Ikin.

Radar mencoba mewawancarai Kejaksaan Negeri Ciamis soal penanganan kasus korupsi di Ciamis. Namun sampai tadi malam belum terhubung. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.