Jangan Sepelekan Kekosongan Blangko

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Care Clean Government (CCG) Andi Ali Pikri mengatakan kasus kekosongan blangko KTP-el jangan dianggap sepele.

Karena akan mengait dengan kepentingan masyarakat banyak. Untuk itu pihaknya akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Termasuk adanya dugaan pungli dalam pembuatan KTP-el.

“Kita akan monitor dan kawal sampai clear, sehingga tidak ada lagi permasalahan lagi terkait KTP-el kemudian hari. Ini jika didiamkan akan berdampak negatif bagi keberlangsungan aktivitas kependudukan,” ujarnya kepada Radar, Jumat siang (7/9).

Dia pun mengaku aneh saat tidak adanya blangko KTP-el di lembaga pemerintahan. Karena seharusnya mereka bisa berhitung konsekuensi jika blangko ini tidak ada.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis Agus Ali Akbar, sebelumnya, menyatakan Disdukcapil tidak memungut biaya untuk pembuatan KTP-el, akta kelahiran, kartu keluarga (KK), dan dokumen kependudukan lainnya.

“Hanya untuk bahan evaluasi, masyarakat dimohon dapat menginformasikan secara lengkap apabila ada oknum yang mengatasnamakan dinas melakukan pungutan,” ungkapnya.

Agus menjelaskan pihaknya terus berusaha memberikan pelayanan yang maksimal. Seperti datang langsung ke kecamatan dan desa.

Adapun stok blangko yang mencapai 1.800 blangko. Stok ini diperuntukkan bagi penduduk yang sudah mendaftar sebelum Agustus 2018 di kecamatan-kecamatan.

“Kami berusaha untuk melakukan pelayanan semaksimal mungkin,” papar dia. (isr)

loading...