Usai Dilantik, Ade Diminta Segera Pilih Pendamping

Jangan Terlalu Lama ”Jomblo”

88
BERI SELAMAT. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan ucapan selamat kepada Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto usai dilantik tadi malam di Gedung Sate Bandung.

BANDUNG – Ade Sugianto, resmi ditunjuk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya. Setelah tadi malam, Ade dilantik menjadi Bupati Tasikmalaya oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung.

Ade akan memimpin Kota Berjuluk Delhi van Java tersebut hingga Maret 2021. Politisi PDI Perjuangan itu sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Tasikmalaya mendampingi H Uu Ruzhanul Ulum yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat.

Usai dilantik, Ade mengatakan pekerjaan rumah yang paling besar adalah menata birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Agar roda pemerintahan berjalan efektif dan efisien.

“Itu sudah saya mulai sejak Maret kemarin. Pertama yang saya lakukan adalah revisi RPJMD. Selanjutnya tinggal penataan birokrasi,” katanya kepada wartawan semalam.

Ade menargetkan penataan birokrasi dimulai 2019 mendatang, yang diawali dengan assessment pegawai. Dengan cara menempatkan pejabat di posisi sesuai kemampuan serta kemauannya. “Kalau sempurna mungkin tidak. Tapi paling tidak saya bisa menempatkan orang sesuai keilmuan serta kapasitasnya di birokrasi,” papar Ade.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyarankan Ade bisa memaksimalkan sisa jabatan semaksimal mungkin. Salah satunya dengan tidak mencederai nilai-nilai pemerintahan yakni integritas, model dasar batin, benteng moral serta mampu melayani masyarakat. ”Itu saya mengingatkan, karena kemuliaan pemerintah itu melayani bukan dilayani,” jelas dia.

Terpisah, Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung KH Abun Bunyamin Ruhiyat berharap Ade Sugianto mampu membenahi birokrasi yang bersih dari korupsi. ”Jangan sampai kasus-kasus korupsi yang terjadi akhir-akhir ini kembali terjadi. Jadi harus melayani dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” pesan KH Abun saat dihubungi Radar, Senin (3/12).

Dia berharap Ade bisa menjadi pemimpin yang amanah dan kebijakannya berpihak kepada rakyat. Supaya masyarakat sejahtera dan makmur. ”Harus amanah jangan ghanimah. Atau memperkaya diri apalagi dengan korupsi,” ujarnya.

Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Huda KH Asep Maosul Affandy berharap Ade Sugianto bisa memahami kultur dan kondisi Kabupaten Tasikmalaya. ”Yang penting isi dulu kekosongan pemerintahan (posisi wabup, Red). Saya berharap setelah dilantik, segera pilih pendampingnya. Agar menciptakan pemerintahan yang seimbang,” ungkapnya.

Dia pun meminta dibawah komando Ade Sugianto, sistem birokrasi lebih prosedural. Jangan terlalu politis, karena jabatan bupati itu untuk memimpin rakyat bukan golongan. ”Kepentingan keumatan lebih diutamakan daripada kepentingan partai atau apapun,” kata dia.

Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya KH Zaenal Abidin Anwar mengungkapkan dengan dilantiknya Ade Sugianto menjadi bupati Tasikmalaya mudah-mudahan pemerintahannya semakin berkah dan maju. ”Semakin tentram raharja gemah ripah repeh rapih dan sejahtera masyarakatnya,” papar dia.

Menurut KH Zaenal, yang paling penting tujuan dalam memimpin pemerintahan ini harus tercapai kesejahteraan masyarakat dan pemerintahan yang barokah.

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam MPd mengungkapkan Ade Sugianto harus menambah semangat pemerintah dalam melayani publik. “Semoga Pak Ade selalu diberi kesehatan lahir batin dalam menjalankan amanah ini,” jelasnya.

Wakil Ketua Bidang Tabligh Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren Muhamdiyah (LP2M), PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya Ustadz Cecep Iwan Ridwan STHi MPd berharap dilantiknya Ade Sugianto menjadi Bupati Tasikmalaya menjadi momen kebangkitan Kabupaten Tasikmalaya. ”Mudah-mudahan bisa bersinergi dengan seluruh stake holder termasuk PD Muhammadiyah dan masyarakat,” ungkapnya. (ujg/dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.