Janji IPAL Tuntas di Februari 2020

23
0
PEKERJA. Sejumlah karyawan PT Pecu usai mengikuti seminar ketenagakerjaan beberapa waktu lalu. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
PEKERJA. Sejumlah karyawan PT Pecu usai mengikuti seminar ketenagakerjaan beberapa waktu lalu. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Perusahaan Pacific Eastern Coconut Utama (PECU) menyatakan kesanggupan untuk menyelesaikan Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada bulan Februari 2020 mendatang.

Humas PT Pecu Roni mengatakan pihaknya sudah membuat surat pernyataan kesanggupan yang ditujukan kepada Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dan DPRD Kabupaten Pangandaran untuk menyelesaikan IPAL tersebut pada bulan Februari tahun 2020.

”Kita juga menyampaikan kepada Dinas Lingkungan Hidup, atas kesanggupan pembuatan IPAL tersebut,” ujarnya saat dihubungi Radar, Minggu (22/12).

Menurut dia, ada beberapa kendala saat pembuatan IPAL tersebut seperti kebocoran di bak penampung dan juga suplai material.

”Kami cek masih ada kebocoran, tapi kami sudah menambal semuanya. Terus suplai material juga harus di datangkan dari Jakarta,” jelasnya.

Lanjut dia, hambatan tersebut yang membuat pekerjaan semakin melambat,karena awalnya ditargetkan selesai Januari 2020, menjadi bulan Februari 2020.

”Secara prinsip kami tidak membuang limbah ke sungai, saat pembuatan IPAL berlansgung,” tegasnya.

Menurut dia, untuk sementara limbah tersebut ditampung terlebih dahulu, selama pembuatan IPAL berlasngung. ”Akan ditampung sampai Februari 2020, hingga pengolahan limbah sudah benar-benar baik,” jelasnya.

Roni tidak bisa menjelaskan total anggaran yang digunakan untuk membuat IPAL tersebut. ”Kami tidak tahu ya, yang taunya itu dari perusahaan pusat,” jelasnya.

Dirinya berharap pembangunan IPAL akan segera seleasi dan pencemaran di Sungai Citonjong dan sekitarnya tidak akan terulang lagi. ”Karena masalah limbah ini hanya muncul saat musim kemarau saja,” terangnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.