Jasa Cukur Gratis Mantan Napi di Kota Tasik, Keliling Tiap Jumat

885
1
radartasikmalaya.com
Warga Bantarsari menikmati jasa cukur gratis, Jumat (16/10) siang. denden ahdani / radar tv

KOTA TASIK – Setiap hari Jumat, Faul Saepulloh (43 tahun) berkeliling kampung-kampung di Kota Tasikmalaya untuk menyediakan jasa cukur gratis kepada masyarakat.

Mantan narapidana (Napi) kasus narkotika dan penganiayaan ini, melakukan hal tersebut untuk menebus kesalahannya di masa lalu.

Seperti Jumat (16/10) siang di halaman Masjid Bani Mustari, Kampung Lengo, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari.

Usai salat Jumat, dia dibantu karang taruna setempat menggelar kursi dan meja, serta mengajak masyarakat yang ingin cukur gratis.

Anak-anak dan sejumlah warga lainnya mengantre untuk dicukur. Mereka terlihat antusias untuk dicukur secara gratis.

“Saya ingin berbuat baik saja, karena dulu saya suka rese sama anak-anak. Jadi seperti penebusan,” katanya kepada wartawan.

Sejak 5 bulan belakangan ini, dirinya membuka usaha pangkas rambut di Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari.

Namun, ia tak mau hanya sekadar berusaha. Lelaki yang telah memiliki dua anak itu ingin berbuat kebaikan kepada masyarakat sekitar.

Lantaran tak punya banyak materi, ia terpikirkan untuk berbuat baik dengan cara lain.

Salah satunya dengan keliling kampung untuk mencukur warga secara gratis.

“Saya gak punya materi, tapi tenaga. Jadi siapa saja yang mau cukur hari Jumat, saya gratiskan,” terangnya.

Setiap Jumat, tambah dia, dirinya biasa keliling kampung untuk mencukur warga secara gratis. Terkadang, ia keliling kampung secara mandiri.

Namun lebih sering ia berkomunikasi terlebih dahulu dengan pemuda setempat untuk mengumpulkan warga yang ingin dicukur rambutnya.

Dalam sehari itu biasanya ia memangkas rambut 8-15 orang secara gratis sejak selepas shalat Jumat hingga sekira pukul 14.00 WIB.

Menurutnya, pada awalnya banyak masyarakat menganggap sebelah mata kegiatannya ini. Namun, ia tak peduli.

Ia mengaku hanya ingin berbuat baik kepada masyarakat. Akhirnya, lama-lama sambutan masyarakat akan kegiatannya menjadi positif.

“Saya percaya uang bukan segala-galanya. Meski saya cukur gratis, banyak juga yang datang ke barbershop saya. Saya percaya Allah memberikan lebih baik buat kita kalau berbuat baik,” jelas anggota Mantan Narapidana Tasik (Manasix) ini.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.