Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.4%

7.3%

70.2%

Jasad Bayi yang Dikoyak Binatang Liar itu Anak Karyawati Jasa Keuangan di Parungponteng Tasik

2126
0

PARUNGPONTENG – Kasus penemuan jasad bayi dalam kondisi dua tangannya lepas dan ada bekas gigitan hewan liar di beberapa titik tubuhnya di Kampung Pasangrahan, Desa Cibungur, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasik, Selasa (14/07) kini terungkap.

Satreskrim Polres Tasikmalaya telah menangkap dan memeriksa si ibu yang tega membuang janin bayi berjenis kelamin lelaki itu.

Tersangkanya berinisial AN (20), masih warga Kampung Pasangrahan, Desa Cibungur, Kecamatan Parungponteng, tak jauh sekitar lokasi kejadian.

Kasatreskrim Polres Tasik, AKP Siswo De Cullear Tarigan mengatakan, kasus ini awalnya terjadi Senin (13/07) lalu.

Saat itu, tersangka berusaha mengeluarkan janin bayi yang dikandungnya di sebuah wc salah satu kantor jasa keuangan di Salopa.

“Motifnya, karena ketidaksiapan menerima kelahiran bayi hasil dari hubungan di luar perkawinan dengan pacarnya,” ujar Siswo saat gelar perkara di Mapolres Tasik, Kamis (16/07) siang.

Terang dia, pihaknya mengamankan barang bukti 1 stel baju tidur, sebuah celana dalam, tas warna merah, parang dan sebuah selimut warna biru dari tangan tersangka.

“Tersangka dikenakan pasal berlapis. Yaitu pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014, pasal 341 KUHP dan pasal 348 KUHP dengan hukuman penjara maksimal 13,6 tahun,” terangnya.

Siswo menambahkan, kronologi kasus ini bermulai ketika saksi Rahman berburu tupai di sekitar lokasi penemuan jasad bayi, Selasa (14/07) lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saksi ini melihat seekor anjing sedang menggigit jasad bayi itu dan membawanya dengan kondisi kedua tangannya sudah tak ada. Kemudian saksi ini memberitahukan ke saksi Eem lainnya yang sedang berada di sawah,” tambahnya.

Lalu, jelas Siswo, saksi Eem pun melihat kondisi tubuh bayi tersebut ada luka pada bagian tengkorak, dan bagian punggungnya. Serta, kedua tangannya tak ada dan tali pusar sudah putus.

“Lalu jasad itu dikuburkan para saksi dibantu saksi lainnya, Badrudin. Berdasarkan hasil penyelidikan mengarah kepada tersangka, yang juga karyawati di kantor jasa keuangan tersebut,” jelasnya.

Tukas Siswo, tersangka mengakui semua perbuatannya. Kepada penyidik, tersangka mengaku melahirkan seorang diri di kantor tersebut yang juga dijadikan tempat tinggalnya.

“Lalu dibiarkan bayi itu dilantai hingga tak bergerak di lantai. Kemudian jasadnya dimasukan ke dalam plastik dan tas. Kemudian esok harinya dikuburkan jasad itu di lokasi kejadian,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Berita terkait : Warga Parungponteng Tasik Temukan Jasad Bayi Kedua Tangannya Putus & Ada Bekas Gigitan Binatang
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.