Jasad Siswi SMPN 6 Kota Tasik Ditemukan di Gorong-Gorong

28786
2
Loading...

KOTA TASIK – Penduduk Kampung Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Senin (27/1) sore sekitar pukul 15.00 WIB, geger.

Betapa tidak, jasad Del (13) Siswi Kelas VII SMPN 6 Kota Tasikmalaya ditemukan dalam gorong-gorong beton, di Jalan Cilembang, tepat di depan pintu gerbang SMPN 6 tempatnya menuntut ilmu.

Saking hebohnya, jalanan di lokasi temu mayat pun mendadak ramai dan jalanan macet.

Tim identifikasi Polres Tasikmalaya Kotatiba di lokasi walaupun hujan deras. Selang sekitar 30 menit, kini jasad itu sudah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo.

Baca juga : Kakak Tiri yang Cabuli Balita 16 Bulan Akui Perbuatannya, Terancam Dipenjara 15 Tahun

Informasi radartasikmalaya.com himpun di lapangan, mayat tersebut saat ditemukan masih berseragam lengkap pakaian Pramuka, berkerudung dan ditemukan disampingnya tas sekolah berisi identitasnya serta buku-buku sekolah.

Tim Unit Identifikasi atau Inafis Polres Tasikmalaya Kota mengevakuasi jenazah yang tersembunyi tersebut dengan cara membongkar tembok beton saluran drainase.

Dalam buku-buku di tas berwarna pink dekat mayat tersebut tertera nama korban adalah Del (13), salah satu siswi Kelas VII D, SMPN 6 Tasikmalaya.

Baca juga : Ini Hasil Pemeriksaan Polisi Soal Jasad Siswi SMPN 6 Kota Tasik yang Ditemukan Nyumbat Gorong-Gorong
Loading...

“Awalnya setiap hujan gorong-gorong di depan rumah saya airnya selalu meluap ke jalan. Tak biasanya kalau hujan juga biasanya gorong-gorong ini lancar,” ujar Nining (48), salah seorang warga setempat yang rumahnya berhadapan dengan SMPN 6 Tasik di lokasi kejadian.

“Setelah dicek oleh warga, ditemukan ada orang di dalamnya yang menghambat saluran air dan hanya terlihat itu awalnya kerudungnya. Kami kaget ada benda seperti mayat, dan langsung lapor polisi,” sambungnya.

Hal senada diutarakan Jajang (56), warga setempat lainnya yang menduga jenazah tersebut telah beberapa hari tersembunyi di saluran drainase tersebut.

Soalnya, saat kali pertama diketahui warga, baunya telah menyengat seperti bau bangkai tikus dan tercium sampai ke pemukiman warga di depan sekitar drainase tersebut.

Setelah meyakini bahwa benda yang menghambat saluran drainase itu sesosok mayat, warga pun langsung melaporkan kejadian ini ke Kepolisian.

“Sempat dicek oleh warga karena di gorong-gorong itu menyengat bau bangkai. Saat mencoba dicek benda apa yang mampet di gorong-gorong, ternyata manusia,” tutur Jajang.

Warga setempat pun berkerumun di tengah jalan raya saat proses evakuasi mayat tersebut dilakukan tim Inafis dan anggota Polsek Cihideung.

  • Jalan yang biasanya dilalui dari arah Cieunteung ke bekas Terminal Cilembang pun sempat ditutup total saat proses evakuasi.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian karena masih proses penyelidikan lebih lanjut.

Tim Inafis pun kini sudah membawa mayat perempuan berseragam Pramuka itu ke RSUD dr Soekardjo untuk dilakukan proses otopsi.

“Dibawa ke RSUD,” singkat Kepala Polsek Cihideung Kompol Setyana di lokasi kejadian.

Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang oleh kedua orangtuanya sejak hari Kamis (23/01).

(rezza rizaldi)

loading...

2 KOMENTAR

  1. melihat dn nerasakn nya sedih sekali bisa jadi tuh ank terpleset kpka k bentur tembok langsung pingsan sadar2 sdh tdk bisa keluar k jepit gorong2 sedih moga g terima d sisi alloh amin…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.