Terpeleset Saat Menjala Ikan Lalu Tenggelam

Jasad Warga Bandung Tersangkut di Batu Sungai Ciwulan

673
EVAKUASI. Petugas mengevakuasi jasad Ruliy Al Mirzan (19), warga Dayeuhkolot Kabupaten Bandung yang ditemukan di Sungai Ciwulan Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya pada Jumat (7/6/2019) sekitar pukul 14.00. FOTO: Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya

TASIK – Jasad Ruliy Al Mirzan (19), warga Dayeuhkolot Kabupaten Bandung yang tenggelam di Sungai Ciwulan tepatnya di Kampung Cikareo Cipanas Desa/Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya akhirnya ditemukan pada Jumat (7/6/2019) sekitar pukul 14.00.

Staf Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Aam Muharam menyatakan, korban ditemukan oleh relawan yang menyelam. Jasad Ruliy tersangkut di batu di kedalaman enam meter. “Ditemukan 15 meter dari pertama korban ini tenggelam,” tutur dia.

Saat ditemukan, Ruliy hanya mengenakan celana pendek seperti semula sebelum korban tenggelam. Rencana jasad korban akan dibawa ke Bandung untuk dikebumikan.

Diberitakan sebelumnya, Ruliy tenggelam di Sungai Ciwulan ketika menjala ikan bersama tiga temannya yang merupakan warga setempat, Kamis (6/6) sore. Pencarian korban baru bisa dilakukan pada Jumat (7/6) sekitar pukul 07.00.

Aam Muharam menyatakan, korban tenggelam sekitar pukul 15.00 saat ikut bersama tiga temannya untuk menjala ikan di Sungai Ciwulan. “Saat tenggelam, korban ikut berenang untuk memasang jala ikan. Saat berjalan korban ini menginjak batu licin dan tenggelam karena tidak bisa berenang,” katanya.

Korban bisa berada di Cibalong karena sedang berkunjung untuk silaturahmi di rumah neneknya. “Untuk tiga orang lainnya memang sudah biasa menjala ikan dan menginap,” tutur dia.

Menurut dia, ketiga teman korban sempat berupaya menyelamatkan korban. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil lantaran yang bersangkutan sama sekali tidak bisa berenang. “Tenggelamnya memang di kedalaman enam meter lebih korban ini,” ujar Aam.

Aam menjelaskan, pencarian korban baru bisa dimulai pada pukul 07.00, walaupun tenggelamnya kemarin sore. “Karena terkendala medan dan kondisi malam, pencarian baru kami laksanakan hari ini,” kata dia. (ujg)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.