Jelang Akhir Tahun, Petugas Ancam Jika Ada yang Timbun Sembako di Kota Tasik..

57
0

KOTA TASIK – Menjelang pergantian tahun baru 2020, untuk menjaga ketersediaan pangan dan kebutuhan pokok dan lainnya, Tim Pengawas Inflasi Daerah (TPID) dan Pertamina melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Cikurubuk, Kota Tasik, Selasa (17/12) siang.

TPID yang berasal dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) ini melakukan Sidak didampingi Kadisperindag Kota Tasik, Firmansyah, Kabag Ekonomi, Dedi, Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Andrey Valentino dan lainnya.

Tim TPID memantau sejumlah kios tempat jualan sembilan bahan poko (Sembako).

Mulai ketersedian beras, telor, sayur mayur cabai rawit, cabai hijau besar, cabai merah, bawang merah, putih, daging Ayam, daging sapi termasuk gas dari Pertamina.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto yang diwakili Waka Polres Kompol Andre Valentino mengatakan, peninjauan ke Pasar Tradisional Cikurubuk dilakukan oleh Tim TPID untuk memastikan harga dan stok kebutuhan bahan pangan di pasar.

“Hasil pemantauan di lapangan ditemukan ada beberapa item yang mengalami kenaikan harga. Adalah, telor, daging ayam, dan cabai rawit. Namun kenaikannya tidak signifikan dari harga sebelumnya,” ujar Waka kepada radartasikmalaya.com di Pasar Cikurubuk.

Terang dia, kendala kenaikan sebagaian 9 bahan pokok adalah tingginya permintaan masyarakat, sehingga menyebabkan kenaikan, namun tidak terlalu signifikan.

Ia pun mengimbau, bagi semua pelaku usaha, untuk tidak menimbun barang dikarenakan akan merugikan semua pihak.

“Siapa pun yang menemukan jika ada yang menimbun barang, diharapkan untuk melaporkan kepada kami dan akan kami tindak tegas,” bebernya.

Hal senada dikatakan Aditya, perwakilan TPID yang berasal dari Kemendag. Hasil pemantauan pihaknya di lapangan mendapati adanya kenaikan harga jual seperti telor ayam dan lainnya.

“Trendnya kenaikan harganya gak terlalu jauh, masih di falam keadaan yang wajar. Untuk lebih meastikan dan menjaga anjlokan harga kebutuhan sembako. Rencananya pemantauan akan dilakukan sampai Sabtu depan,” tuturnya.

Sementara itu salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Cikurubuk, Nina Rusmawati di Blok B1 menandaskan, sebelumnya harga telor ayam dikisaran Rp 21-22 ribu rupiah per kilogram, dan saat ini naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram.

“Kenaikan ini belum lama terjadi, tetapi masih terbilang normal. Dengan harapan kedepan harga telor ayam bisa stabil seperti biasa,” pungkasnya.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.