Jelang Debat Pilpres Kedua, Posisi Jokowi-Amin Tak Menguntungkan

28

JAKARTA – Debat Pilpres 2019 edisi kedua yang akan digelar pada 17 Februari mendatang, bisa jadi menempatkan Jokowi-Amin Ma’ruf dinilai dalam posisi yang tak diuntungkan.

Di sisi lain, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diyakini bakal tampil all out menyerang dan membuat pasangan nomor urut 01 itu bak samsak tinju.

Hal itu diakui anggota Tim Kampanye Pemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Maaruf, Taufik Basari dalam diskusi yang diselenggarakan oleh KedaiKOPI di kawasan Jalan Juanda, Rabu (13/2).

Menurutnya, pasanan capres-cawapres petahana itu seakan menjadi objek yang akan dikritisi dalam Debat Pilpres 2019 edisi kedua yang mengusung tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

“(Jokowi) dalam posisi dikritik dan diserang dan sebagai pihak yang menjadi obyek,” ujarnya.

Kondisi berbeda 180 derajat, diyakininya bakal dialami pasangan nomor urut 02 yang notabene adalah pasangan capres-cawapres yang datang sebagai penantang.

Capres-cawapres yang diusung koalisi oposisi itu, kata Taufik, juga tak bisa dikritik. Lantaran keduanya memang tidak memiliki rekam jejak dalam posisi pemeritahan.

“Di sisi petahana sendiri agak sulit untuk melakukan kritik terhadap subyek penantang karena belum pernah memerintah. Sehingga rekam jejak apakah sudah berhasil apa belum tidak ada recordnya,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengungkap, capres-cawapres jagoannya sudah menyiapkan ‘senjata’ rahasia untuk Debat Pilpres 2019 putaran kedua.

Ia menyatakan, calon presiden gacoannya itu juga sudah menyiapkan materi debat dengan sangat matang. Malah ia sesumbar, materi debat kali sudah dikuasai Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Demikian disampaikan Wakil Ketum Partai Gerindra Fadli Zon kepada wartawan di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

“Pak Prabowo sudah di luar kepala lah soal data-datanya. Kalau soal itu insya Allah tidak ada masalah,” ungkap dia.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu meyakini, mantan menantu Presiden Soeharto itu bakal tampil maksimal di debat kedua nanti.

Terlebih materi debat telah ditulis dalam sebuah buku karyanya sendiri.

“Bahkan beliau (Prabowo) sudah menulis buku tentang paradoks Indonesia dan Indonesia menang. Jadi tidak ada masalah,” bebernya.

Kendati demikian, dirinya enggan membeberkan teknik dan strategi yang akan dipakai untuk menghadapi calon presiden petahana Joko Widodo pada 17 Februari mendatang itu.

Hanya saja, ia memastikan, bahwa pasangan capres-cawapres jagoannya itu akan tampil dalam formasi menyerang penuh.

“Ya tidak tahu, kita lihat saja nanti,” tegasnya.

Akan tetapi, ia juga menyampaikan kisi-kisi seputar serangan dimaksud.

“Kalau kita lihat kan masyarakat tidak bisa makan infrastruktur. Makannya nasi, sembako dan kebutuhan yang semakin mahal, sementara daya belinya turun,” jelasnya. (ruh/pojoksatu)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.