Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.3%

70.3%

Jelang Lebaran, Harga Sembako di Kabupaten Tasik Masih Stabil

93
0
MONITORING. Tim Satuan Tugas Pangan Kabupaten Tasikmalaya memantau ketersediaan pangan serta kenaikan harga di Pasar Singaparna dan toko modern, Kamis (14/5). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
MONITORING. Tim Satuan Tugas Pangan Kabupaten Tasikmalaya memantau ketersediaan pangan serta kenaikan harga di Pasar Singaparna dan toko modern, Kamis (14/5). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Tim Satgas Pangan Kabupaten Tasikmalaya memastikan ketersediaan barang dan harga pangan jelang Hari Raya Idul Fitri. Sasarannya adalah pasar tradisional dan toko modern di wilayah Kecamatan Singaparna, Kamis (14/5).

Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana SIK mengatakan, kegiatan menyisir pasar dan toko modern untuk memastikan ketersediaan barang dan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal sembilan hari ke depan.

“Kami bersama tim satgas pangan, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan melakukan pantauan ke sejumlah pasar tradisional dan toko modern di wilayah Singaparna untuk memastikan ketersediaan stok dan harga,” katanya kepada wartawan di Alun-Alun Singaparna, kemarin.

Menurut dia, meski tidak ditemukan adanya lonjakan harga pangan atau sembako yang signifikan, tapi tim satgas pangan akan terus memantau peredaran barang yang diperjualbelikan di masyarakat.

Baca Juga : KPM di Kabupaten Tasik, Saldo Rekening 33 Ribu Penerima BPNT Kosong

Apalagi, kata dia, setelah adanya temuan kasus perdagangan daging babi yang disulap menjadi daging sapi di Bandung beberapa waktu lalu.

Tim satgas pangan terjun langsung guna memantau ketersediaan barang dan harga di pasar. Hasilnya, untuk ketersediaan barang ada dan untuk kenaikan harga-harga kebutuhan pangan masih terbilang stabil.

“Antisipasi barang sejenis daging babi yang disulap menjadi daging sapi dan diper­jualbelikan belum ditemukan,” katanya.

“Kami sudah meng­instruksikan setiap polsek dan muspika untuk mengawasi perdagangan pasar di wilayahnya. Sejauh ini untuk Kabupaten Tasik masih aman dan tidak ada laporan (adanya penjualan daging babi disulap menjadi daging sapi, Red),” katanya, menambahkan.

Baca Juga : RT Siaga se-Kecamatan Jamanis Tasik Terima Operasional Rp500 Ribu, Terima Kasih Pa Bupati!

Ipin (40), pedagang sayuran di Pasar Singaparna mengaku selama wabah Covid-19 ini stok kebutuhan sayuran dan bumbu masak masih aman dan harga pun cukup stabil.

“Belum, belum ada kenaikan, harga masih stabil jelang sembilan hari lebaran. Tidak tahu kalau nanti seminggu atau tiga hari sebelum lebaran, biasanya selalu ada kenaikan harga,” ujar dia.

Pedagang daging ayam di Pasar Singaparna Imam (37) menuturkan, untuk ketersediaan barang sejauh ini masih aman dan stok selalu tersedia, sehingga masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Mungkin karena adanya pandemi Covid-19 dan pemberlakukan PSBB, sehingga masyarakat mengurangi belanja langsung ke pasar. Yang beli kurang, beda jauh dari tahun lalu. Kalau untuk barang selalu ada, bahkan berlimpah,” jelas dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.