Jelang Libur Panjang, Tim Covid-19 Garut Perketat Prokes

60
0
H Rudy Gunawan Bupati Garut
H Rudy Gunawan Bupati Garut
Loading...

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut akan menerapkan empat aturan di tempat wisata yang harus dilaksanakan baik pengelola maupun wisatawan.

Empat aturan ini dibuat Pemkab Garut untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di tempat wisata saat libur panjang pergantian tahun 2021 mendatang.

“Kami tidak ingin setelah libur panjang ada klaster tempat wisata. Jadi kita terapkan empat aturan itu,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan, Kamis (10/12).

Rudy menerangkan, empat aturan yang harus dijalankan dan ditaati oleh pengelola hotel, tempat wisata dan wisatawan ini yakni penerapan protokol kesehatan, pengawasan pengunjung, penegakan disiplin dan pembatasan pengunjung. “Ini harus ditaati oleh semuanya, baik pengunjung maupun pengelola,” ujarnya.

Baca juga : Gali Potensi Desa di Garut untuk Bangkitkan Pariwisata

loading...

Untuk penerapan protokol kesehatan, kata dia, ini wajib diterapkan di seluruh tempat wisata, hotel dan restoran. Seperti menyediakan tempat cuci tangan, mengukur suhu tubuh pengunjung dan pengawasan penggunaan masker. “Ini wajib diterapkan, kalau tidak kita sudah siapkan sanksinya,” ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah melakukan pemetaan di sejumlah tempat destinasi wisata, terutama di kawasan Darajat dan Pantai Selatan yang kerap ramai dipadati pengunjung.

“Kita juga akan tempatkan petugas di lokasi wisata untuk memantau dan menindak pelanggar protokol kesehatan,” ujarnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.