Jelang Natal di Kota Tasik, Setara Sterilisasi Gereja

46
0
STERILKAN. Yayasan Setara Indonesia melakukan sterilisasi gereja di sejumlah titik, Selasa (22/12). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

CIHIDEUNG – Yayasan Setetes Darah Sejuta Harapan (Setara) Indonesia terjun menyeterilkan sejumlah tempat ibadah yang akan digunakan masyarakat pada Hari Natal mendatang.

Gerakan tersebut merupakan inisiasi dari yayasan untuk menjamin ibadah berjalan khidmat dan menekan risiko paparan Covid-19.

CEO Yayasan Setara H Bayhaqi Umar mengatakan, empat tempat ibadah yang dilakukan penyemprotan disinfektan yakni Gereja Pantekosta Jalan Panyerutan, Gereja Kerasulan Baru Jalan Tentara Pelajar serta GBI Jalan Empang.

“Termasuk kita juga melakukan sterilisasi Majelis Agama Konghucu Indonesia (Makin) di Jalan Empang. Alhamdulillah, seharian kami sterilisasi di empat titik tersebut,” kata Bayhaqi kepada Radar, Selasa (22/12).

Baca juga : Pemuda Kalangsari Kota Tasik yang Dicelurit Geng Motor Masih Sulit Bicara

Menurutnya, pihak gereja dan tempat peribadatan tersebut merespons positif kedatangan tim sterilisasi. Selama pandemi, kata dia, sejumlah masjid dan titik-titik potensial kerumunan sudah didatangi untuk disterilkan.

“Kita juga sudah terjun beberapa kali ke rumah-rumah warga positif corona, karena lingkungannya meminta, kita respons supaya warga tidak was-was dan tidak berisiko terpapar,” tuturnya.

Bayhaqi mengungkapkan, ketika hendak mengajukan permintaan penyemprotan disinfektan, masyarakat umum pun, diharapkan sudah menyampaikan permohonan ke kelurahan masing-masing.

“Supaya pihak kelurahan yang sampaikan juga ke kami. Minimal pemberitahuan pemerintah setempat, bahwa lingkungan warganya akan dilakukan sterilisasi. Jadi tidak buat kaget, atau panik, ketika tim kami terjun ke lapangan,” ujar Bayhaqi memaparkan.

Dia menambahkan di awal tahun 2021 pun, pihaknya akan meluncurkan program Setara Pemburu Masjid. Gambarannya, setiap masjid yang rutin digunakan masyarakat menunaikan salat Jumat, akan didatangi untuk dilakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan Jumatan.

“Program tersebut nantinya menyisir ke masjid-masjid yang rutin digunakan Jumatan. Selama pandemi belum usai, kami berupaya tetap hadir memberikan peran,” harapnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.