Jelang Pilwalkot Tasik 2022, Komunikasi Politik Dimulai

71
0
REUNI KOALISI. Pimpinan dan pengurus parpol bersilaturahmi di kediaman Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Tasikmalaya Rabu siang (13/1). Mereka mendiskusikan kondisi daerah dan perkembangan politik menjelang Pilkada 2022. Firgiawan / Radar Tasikmalaya

TASIK – Meski pelaksanaan Pilkada Kota Tasikmalaya belum bisa dipastikan, komunikasi politik antar partai tak terelakan dalam menyongsong pesta demokrasi tersebut. Mereka mulai menjajaki kembali silaturahmi, di samping membahas perkembangan daerah selama beberapa waktu terakhir.

Hal itu, terlihat saat silaturahmi di kediaman Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Tasikmalaya Rabu Sore (13/1). Terlihat sejumlah politisi mulai dari Ketua DPC PBB Kota Tasikmalaya Ichwan Saffa, Sekretaris DPC PKB Kota Tasikmalaya Muqit Nuryadin serta Pengurus DPD PAN Kota Tasikmalaya Wahidin.

Seperti diketahui, Pada Pilkada 2017 lalu, DPC PDI-Perjuangan dan PKB sempat mendeklarasikan koalisi, meski pada akhirnya parpol berlambang moncong putih itu meminang DPC PBB dan mengusung pasangan calon Dicky Chandra dan Denny Romdhoni.

“Ini silaturahmi, kan sudah lama juga tidak berbincang dengan Pak Ichwan dan Wahidin yang dulu sama-sama di DPRD.

Baca juga : Efek Yanto Oce, PPP Kota Tasik GasPol

Kemudian Kang Muqit juga sudah lama tidak bercengkrama,” tutur Muslim disela ramah tamah di Kampung Nagrak Kelurahan Lengkongsari Kecamatan Tawang kemarin.

Dia menjelaskan banyak hal yang dibahas sebagai sesama pengurus partai. terutama kondisi pandemi Covid-19 dan penanganan yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya. Menurutnya, muncul kesamaan adanya solusi konkret akan kondisi saat ini yang menimpa semua elemen masyarakat.

“Tadi kami membahas banyak hal, salah satunya ada pertanda kesamaan tentang optimalisasi pengawasan dan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19. Kita sama-sama pelayan masyarakat, memiliki peran melalui partai masing-masing dalam menyikapi kondisi pandemi dan dampaknya,” papar Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya tersebut.

Disinggung soal Pilkada 2022, Muslim enggan menjelaskan secara eksplisit. Hanya saja, dalam pertemuan tersebut membahas banyaknya figur yang mulai bermunculan ke permukaan. Saling berlomba menyosialisasikan diri menjelang pesta demokrasi.

“Urusan Pilkada masih jauh lah, tapi kan tidak salah juga untuk dibahas. Hanya masing-masing kan memiliki mekanisme, jadi belum ada pembahasan secara eksplisit kaitan itu,” kata Muslim.

 

Menurutnya, silaturahmi itu sekaligus reuni dengan rekan-rekannya yang dulu sama-sama di DPRD. Termasuk reuni dengan politisi muda PKB yang dulu sempat mendeklarasikan koalisi PDI-Perjuangan-PKB menjelang Pilkada 2017.

“Ini reuni juga, dulu kan pacarannya dengan PKB, jadinya meminang PBB. Nah sekarang saksinya dari PAN,” seloroh Muslim.

Ketua DPC PBB Kota Tasikmalaya Ichwan Saffa menuturkan hal serupa. Silaturahmi sebagai sesama pengurus partai merupakan hal wajar, apalagi di tahun politik.

“Kemarin kebetulan PDI-Perjuangan ulang tahun, jadi sekalian ucapkan langsung kepada ketuanya yang mengundang silaturahmi,” kata dia.

Menurutnya, bukan hal mustahil terbangun kembali koalisi antara parpolnya dengan PDI-Perjuangan. Namun, hal tersebut belum bisa ditentukan apalagi dari jauh-jauh hari, menyesuaikan ritme dan dinamika politik yang terjadi.

“Ya kalau dibilang bisa (koalisi, Red) ya bisa-bisa saja. Tapi kan masih banyak tahapan mekanisme yang harus kita tempuh. Komunikasi ya berjalan saja dan itu hal yang wajar,” ucapnya diamini Sekretaris DPC PKB Muqit Nuryadin. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.