Jelang Puncak Arus Natal & Tahun Baru, Alat Berat Disiagakan di Jalur Gentong

161
0

KABUPATEN TASIK – Puncak arus mudik libur Natal diperkirakan akan terjadi hari ini, Selasa (24/12).

Guna mengantisipasi bencana alam di jalur padat kendaraan, Polres Tasikmalaya Kota menyiapkan alat berat.

Tepatnya, alat berat itu disiagakan aparat Kepolisian di Jalur Gentong, Kabupaten Tasik yang dikategorikan aparat sebagai jalur longsor. Terlebih, saat ini sedang memasuki musim hujan.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun, tak hanya alat berat yang disiagakan Polisi di Jalur Gentong. Namun, mobil derek, dan mobil ambulans juga telah siap siaga di lokasi. Petugas kesehatan, TNI, BPBD dan lainnya juga disiagakan di Pospam Kadipaten.

Tim pengurai kemacetan juga sudah siaga di Jalur Gentong yang setiap tahun kerap menjadi langganan jalur utama mudik arus kendaraan dari arah Bandung-Garut, menuju Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran tersebut.

Hingga kini, arus kendaraan pun masih terpantau ramai lancar. Meski demikian, di beberapa titik sempat terjadi antrean kendaraan sesuai dengan pemetaan pihak Polisi. Kondisi ini telah disiapkan dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2019.

“Berkaitan dengan pengamanan arus kendaraan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 ini kita sudah siap siagakan personel 550 orang yang terdiri dari berbagai Satuan Tugas (Satgas),” ujar Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto kepada radartasikmalaya.com, Selasa (24/12).

Terang dia, kebetulan ketika musim libur Nataru kali ini berbarengan dengan musim hujan, maka pihaknya melakukan upaya antisipasi bencana di lokasi rawan longsor yang juga jalur Gentong. “Kita lakukan juga upaya siap siaga kebencaan dengan segala unsur di jalur lalu lintas mudik liburan,” terangnya.

“Kita tak berharap ketika libur arus mudik ini terjadi bencana alam. Tapi ya kita harus siaga. Sebab, ketika bencana itu datang kita sudah siap mengantisipasinya dan menggunakan segala kemampuan kita untuk mengatasinya,” sambungnya.

Tambah Kapolres, terdapat beberapa titik di Jalur Gentong disiagakan alat berat. “Jika dilihat kondisi jalannya di jalur Gentong itu dari arah Kota Tasik itu naik atau menanjak sekitar 5 kilometer. Dan di titik itu rawan longsor dari atas maupun amblas ke bawah. Juga ada beberapa tikungan yang membuat kendaraan berat bermanuver,” tambahnya.

Sehingga, jelas dia, ketika kendaraan berat untuk bermanuver ditikungan, pihaknya sudah menyiapkan peralatan alat bera, para petugas dan tukang ganjal ban kendaraan juga disiagakan.

“Karena kita berharap semua arus kendaraan berjalan lancar dan tak ada bencana tanah longsor. Tapi ya jika itu terjadi, kita sudah siap antisipasinya,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.