Jelang Tahun Baru 2020, Kota Tasik Harus Bebas Miras dan Narkoba

130
0

KOTA TASIK – Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto berharap saat malam Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 tak ada peredaran Minuman Keras (Miras) dan Narkoba di wilayah hukumnya.

Hal itu dikatakan Kapolres kepada radartasikmalaya.com yang ditemui usai Gelar Pasukan dan Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya 2019 di Mapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (19/12) pagi.

“Kita musnahkan Miras berbagai merek sebanyak 4.139 botol dengan cara dilindas setum, dan sabu sebanyak 4,69 gram, ganja 23 gram, pil psikotropika 60 butir, obat keras tertentu 8.099 butir, dan pil PCC hasil razia sebanyak 5.535 butir,” katanya.

“Narkoba kita musnahkan dengan cara dibakar. Pemusnahan ini sebagai wujud keseriusan dan tindakan nyata Polres Tasikmalaya Kota untuk menghilangkan peredaran Miras. Salah satunya dengan kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan selama 3 bulan terakhir ini,” sambungnya.

Terang dia, sedangkan Apel Gelar Pasukan ini dalam rangka Nataru dan Operasi Lilin Lodaya 2019.

“Kita hanya ingin memastikan kepada seluruh personel baik itu Polri maupun stakeholder terkait yaitu TNI, dan unsur dari pemerintahan telah siap untuk melaksanakan Operasi Lilin Lodaya 2019,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Tasik, Budi Budiman menuturkan, mudah-mudahan kesiapsiagaan ini menjadi motivasi.

“Karena ini tanggung jawab kita bersama bagaimana menghadirkan Kota Tasik yang tetap aman, tentram dan menjadi itu semua menjadi komitmen kita bersama,” tuturnya.

Yang paling penting, tambah Budi, kesadaran masyarakat untuk menyampaikan informasi dan kejadian yang sangat luar biasa belum lama ini yaitu pabrik pil PCC benar-benar membuat pemerintah kecolongan.

“Hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama karena kami merasakan kecolongan. Ini tentu harus menjadi pembelajaran yang berharga. Tetapi di luar kejadian itu saya apresiasi yang luar biasa kepada pihak Kepolisian karena mendapati ribuan miras dan pil terlarang serta Narkoba. Ini harus terus dilakukan,” tambahnya.

Sedangkan Pimpinan Ponpes Ihya As-Sunah Paseh, Ustadz Maman Suratman menandaskan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan pemusnahan Miras dan Psikotropika lainnya.

“Karena ini adalah sumber kerusakan dan sumber kejelekan di muka bumi yang diantaranya bisa memicu berbagai macam kejahatan masyarakat,” tandasnya.

Harapan dia, aparat penegak hukum Polres Tasikmalaya Kota agar lebih gencar lagi untuk bisa menanggulangi peredaran Miras dan Narkoba.

“Karena saya rasa untuk memusnahkan sampai zero alias nol itu sesuatu hal yang tidak mungkin. Tetapi paling tidak kita meminimalisir dan mempersempit ruang gerak peredaran Miras dan Narkoba ini sehingga kehidupan di Kota Tasik lebih baik lagi,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.