Jembatan Baru Meleset dari Target

257
0
HARUS TUNTAS. Para pekerja berupaya menyelesaikan proyek pembangunan jembatan baru Ciputrapinggan sesuai target, Selasa (2/1).

PANGANDARAN – Hingga awal 2018, pembangunan jembatan baru Ciputrapinggan belum juga rampung. Jembatan ini kemungkinan bisa digunakan pertengahan Januari.
“Memang ada banyak faktor yang menjadi kendala. Mulai dari kondisi alam sampai insiden di lapangan. Kita terus memantau pembangunannya karena jembatan ini sangat dinanti sebagai akses utama warga Pangandaran,” tutur Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari saat memantau jembatan Ciputrapinggan, Selasa (2/1).
Saat ini pembangunan jembatan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut memasuki tahap akhir. Yakni pengecoran lantai jembatan. Adang meminta pihak kontraktor menyelesaikan pekerjaannya dengan kualitas terbaik. “Tidak perlu terburu-buru agar hasil pekerjaannya maksimal. Perayaan tahun baru sudah lewat. Arus lalu lintas tidak begitu padat. Sebaiknya jembatan baru digunakan setelah usia coran benar-benar kering dan siap digunakan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang dicor paling sedikit memakan waktu hingga dua minggu. “Kalau mau bagus harus lebih lama lagi dibiarkan kering dulu,” tutur dia.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga Provinsi Jawa Barat Kementerian PUPR Kadimin mengatakan setelah selesai pengecoran lantai jembatan, akan dilakukan uji tes kekuatan hasil pengecoran. “Setelah itu baru nanti akan bisa open traffic,” ungkapnya.
Dikatakannya, setelah jembatan batu digunakan, dua jembatan bailey yang ada di sampingnya akan dibongkar.
Semula, pembangunan jembatan baru Ciputrapinggan direncanakan rampung 24 Desember 2017. Namun target penyelesaian proyek senilai Rp 17 miliar ini meleset. Karena insiden jatuhnya beton penyangga atau girder akibat kesalahan pemasangan. Meski begitu, pihak kontraktor berjanji bisa menyelesaikan sebelum pergantian tahun. Namun kenyataannya hingga awal 2018 belum juga selesai. Padahal, masa kontrak kerjanya berakhir 31 Desember 2017. “Ada keterlambatan pekerjaan. Kalau pekerjaan nyebrang ke tahun anggaran itu pasti ada denda. Pemberian waktu untuk menyelesaikan pekerjaan diperkirakan mencapai 5 sampai 10 hari,” kata dia. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.