Jembatan Cikawungading Cipatujah Tasik Rawan Ambruk

578
0
ISTIMEWA RETAK. Jembatan Cikawungading Kecamatan Cipatujah mengalami retak dan rawan ambruk. Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya melakukan penutupan bagi truk bermuatan berat untuk melintasi jembatan tersebut, Senin (9/3).

CIPATUJAH – Jembatan Cikawungading Kecamatan Cipatujah retak dan bergoyang ketika dilalui kendaraan dengan beban berat, sehingga rawan ambruk. Menyikapi hal itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya sigap untuk menutup jembatan tersebut dari lalu lintas truk dan kendaraan bermuatan berat yang melebihi delapan ton, Sabtu (7/3).

Kabid Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya Sana Andriana menga­takan, saat ini jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat umum tanpa muatan berat, itu pun sistemnya tidak melintas bersamaan. Melainkan satu per satu untuk menghindari ambruk.

Baca juga : PAC Kabupaten Tasik Tolak Iip Jadi Cawabup

“Saat ini kondisi jem­batan ada yang retak bahkan bolong. Jika truk angkutan melebihi tonase memaksakan melewati jembatan itu, dikhawatirkan terperosok,” ujarnya kepada Radar, Senin (9/3).

Kemudian, kata dia, posisi jembatan dari awal sudah turun 10 centimeter dan ada yang bolong serta retak bagian sampingnya. “Konstruksi jalur bawahnya terlihat rusak. Sehingga harus segera dilakukan penanganan secepatnya dan truk bermuatan lebih dari delapan ton dilarang melintas supaya tidak mengubah konstruksi jembatan,” ujarnya, menjelaskan.

Lanjut dia, jembatan ini berada di jalan utama Kecamatan Cipatujah menuju Kabupaten Pangandaran. Pihaknya pun mulai melakukan rekayasa lalu lintas supaya jembatan ini tidak banyak dilalui kendaraan.

Loading...

“Sementara ada pengalihan jalan menuju Pangandaran atau sebaliknya yakni ke jalur Cipatujah-Cikalong menuju ke Kabupaten Pangandaran,” katanya, menjelaskan.

“Dishub bekerja sama dengan Karang Taruna dan juga pihak desa untuk menjaga jembatan tersebut selama 24 jam supaya tidak ada kendaraan berat yang memaksakan masuk melintasi jembatan tersebut, karena sangat membahayakan,” kata Andriana.

Terpisah, Kepala Desa Cikawungading Kecamatan Cipatujah Mustarom membenarkan jika kondisi jembatan di wilayahnya rusak. “Kurang lebih sekitar seminggu yang lalu ada retakan setelah hujan besar,” kata dia.

Selain faktor cuaca, kata dia, jembatan ini mengalami retak karena termakan usia dan sering dilalui kendaraan dengan beban berat. Enam tahun lalu, jembatan di bagian timurnya juga mengalami kerusakan, kini bagian barat yang retak dan cukup membahayakan pengendara.

“Saya sudah meminta kepada Karang Taruna dan warga sekitar untuk ikut berpartisipasi membantu pihak dinas terkait menjaga di sekitar lokasi jembatan demi kelancaran lalu lintas,” ujarnya, menambahkan. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.