Petani Kesulitan Angkut Hasil Bumi

Jembatan Gantung Lengkongjaya Rusak Parah

103
0
foto-foto: ISTIMEWA RUSAK. Jembatan gantung penghubung Desa Lengkongjaya, Cigalontang dan Desa Serang, Salawu kondisinya rusak parah, Senin (10/6).

CIGALONTANG – Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lengkongjaya, Cigalontang dengan Desa Serang, Salawu kondisinya rusak parah. Kondisi bantalannya pun sudah tidak layak untuk dilalui dan mengancam keselamatan warga.

“Kondisi jembatan gantung yang rusak parah ini mengganggu aktivitas warga, khususnya petani di kedua desa ini terhambat akibat kondisi jembatan yang rusak,” ujar Ustaz Gugun, salah satu warga setempat kepada Radar, Senin (10/6).

Kata dia, jembatan gantung yang berada di Kampung Cibaeud, Lengkongjaya, Cigalontang ini merupakan akses utama yang menghubungkan dengan Desa Serang, Salawu. Sehingga keberadaannya sangat vital dalam menunjang aktivitas perekonomian warga.

“Jembatan yang panjangnya 40 meter dengan lebar 1,5 meter itu tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, karena kondisinya tidak memungkinkan. Saat ini hanya digunakan mengangkut hasil pertanian, itu pun para petani harus ekstra waspada karena kondisinya rusak parah,” terangnya.

Jelas dia, sejauh ini warga di dua desa selalu mengharapkan segera dilaksanakan perbaikan jembatan gantung ini. Karena keberadaan jembatan ini membuat jarak tempuh antar desa lebih singkat. “Apalagi mereka tidak perlu memutar arah apabila menggunakan jembatan gantung ini. Saya yakin kalau jembatan ini diperbaiki akan bisa menjadi akses utama penghubung antar desa dalam membuka peningkatan sektor perekonomian,” ungkapnya.

Jembatan yang sudah lama berdiri ini, kata dia, belum pernah dilakukan perbaikan secara menyeluruh. Bahkan tali baja dan besi dari jembatan gantung ini sudah mulai berkarat dan rawat ambruk. Walaupun seperti itu, warga masih memanfaatkan jembatan ini sebagai infrastruktur penunjang aktivitas pertanian.

Sekdes Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang, Hendri membenarkan jika kondisi jembatan gantung tersebut rusak. Bantalan dari bambunya sudah rapuh dan tidak menutupi semua lebar jembatan, sehingga membahayakan warga. “Saya khawatir kalau ada petani yang melintasi jembatan ini, karena memang kondisinya cukup parah. Makanya kami mengharapkan segera ada perbaikan, sehingga warga bisa nyaman melintasi jembatan ini,” katanya. (obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.