Jepang Butuhkan 3.500 Lulusan SMK

134
0
ISITIMEWA SINERGI. Kepala SMKN 2 Tasikmalaya Dr H Wawan SPd MM (kanan) memberikan cenderamata kepada Wakil Presiden Direktur Teknia’s Group Mr Kito Makoto usai talk show di Aula SMKN 2 Kota Tasikmalaya Kamis (26/12).

TASIK – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Tasikmalaya mengadakan Talk show bersama Teknia’s Representative Jepang di Aula SMKN 2 Kota Tasikmalaya Kamis (26/12).

Talk show yang diikuti 300 peserta dari guru, kepala sekolah dan masyarakat umum ini bertujuan untuk menyiapkan generasi yang berkarakter di era globalisasi. Hadir dalam talk show tersebut Wakil Presiden Direktur Teknia’s Group Mr Kito Makoto.

Kepala SMKN 2 Tasikmalaya Dr H Wawan SPd MM mengatakan talk show ini memberikan pemahaman kepada kepala sekolah dan guru di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya tentang budaya Jepang.

Dari karakter dan budaya sosial Jepang ini, bisa menjadi inspirasi dan inovasi cara belajar di SMK. Hal ini berguna dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar bisa bekerja di luar negeri.

“Melalui talk show ini diharapkan pengajar pun mengganti mindset cara pembelajaran yang lama menjadi pembelajaran berbasis teaching factory,” katanya.

Di samping itu, SMK juga diharapkan bisa mempersiapkan siswa dalam peningkatan kompetensi bahasa, keterampilan dan karakter.

“Teknia’s datang ke sini untuk menyampaikan bahwa Jepang saat ini membutuhkan 3.500 orang untuk bekerja di Jepang. SDM yang dibutuhkan yakni berkarakter tekun, jujur, kerja keras, kreatif, inovatif dan punya banyak ide,” ujarnya.

Lanjutnya, SMK-SMK di Tasikmalaya harus bisa menangkap peluang tersebut agar lulusannya bisa diterima di perusahaan-perusahaan Jepang. Terlebih, sambungnya, perusahaan Teknia ini memiliki jaringan dengan sekitar 1.000 UMKM industri manufakturing di Nagoya Jepang.

Lanjutnya, saat ini SMKN sedang menyiapkan kriteria yang dibutuhkan seperti menyiapkan N4, pendidikan karakter dan pendidikan wawasan kebangsaan.

“Sekarang kita sedang mengadakan kelas bahasa Jepang untuk mendapatkan N4 dan membentuk pembiasaan agar lulusan SMK bisa berdaya saing untuk bekerja di Jepang,” katanya.

Kepala Bidang Pembina SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH MPd menurutnya kehadiran Wakil Presiden Direktur Perusahaan Teknia’s Group Mr Kito Makoto itu sebagai kesempatan yang bisa menjadi peluang bagi siswa SMK yang ingin magang di perusahaan Jepang.

“Pada akhirnya memberikan kesempatan kepada warga Kota Tasikmalaya untuk bekerja di luar negeri,” katanya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.