Untuk Korban Gempa Lombok

JNE Membangun Hunian Sementara

11

JAKARTA – JNE turut berkontribusi meringankan beban para korban bencana alam Lombok. Dengan kapabilitas yang dimiliki, dan dukungan dari 6000 titik layanan serta 40.000 karyawan di seluruh pelosok Nusantara, JNE berhasil menyalurkan bantuan dalam bentuk barang dari para pelanggan dan uang tunai hasil penggalangan dari karyawan internal.

Dalam melakukan penyaluran barang bantuan, JNE mendirikan Posko Bencana JNE Mataram. Total sebanyak 103 ton barang bantuan telah berhasil disalurkan.

Dana bantuan hasil pengumpulan dari karyawan JNE se-Indonesia, yang mencapai kurang lebih Rp 214 juta, direalisasikan dalam bentuk bantuan untuk karyawan JNE Mataram dan sekitarnya serta pembangunan Integrated Community Shelter(ICS) hasil kerjasama dengan Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Manajemen JNE berkesempatan melakukan kunjungan ke shelterdi area Lapangan Gondang Sabtu (6/10). “Pembangunan beberapa shelter ini merupakan wujud kepedulian JNE sebagai perusahaan anak bangsa untuk membantu meringankan beban penderitaan para pengungsi korban pasca gempa Lombok. Dalam perjalanannya yang hampir mencapai usia 28 tahun di Indonesia, JNE tidak hanya fokus pada per­kembangan bisnisnya, tetapi juga berperan aktif dalam men­jalankan kegiatan sosial,” ujar Direktur JNE Chandra Fireta.

Chandra Fireta, juga mem­berikan bantuan langsung kepada korban pasca gempa Lombok yang tinggal di rumah hunian sementara ini.

Selain pem­bangunan shelter ini, JNE juga turut membantu distribusi barang-barang bantuan dari ma­syarakat ke 72 shelter ACT, yang tersebar di hampir seluruh wilayah Lombok dan sekitarnya.

Program peng­galangan donasi untuk korban gempa Lombok ini dijalankan sejak tanggal 11- 19 Agustus 2018 lalu, dimana melalui kantor – kantor cabang utama di 54 kota di seluruh Indonesia, JNE memberi kesempatan konsumen untuk menyalurkan bantuannya. (rls)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.