Jokowi Ajak Prabowo Bersinergi

22
0
TETAPKAN. KPU RI secara resmi menetapkan Paslon 01 Joko Widodo- KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil prtesiden terpilih 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6/).
Loading...

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin sebagai pasangan calon terpilih Pilpres 2019 di Jakarta, Minggu (30/6). Keduanya secara resmi akan dilantik pada 28 Oktober 2019 untuk masa jabatan 2019-2024.

“Menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2019 nomor urut 01 Joko Widodo dan dan KH Ma’ruf Amin,” kata Ketua KPU RI Arief Budiman kemarin.

Arief lalu membacakan perolehan suara masing-masing pasangan, yakni Jokowi-Ma’ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf tiba di Gedung KPU pada pukul 15.50 WIB. Jokowi tampak mengenakan atasan berwarna putih dan celana hitam, sementara Ma’ruf Amin memakai atasan putih serta sarung berwarna hijau. Ada pun Prabowo seperti saat penetapan 2014, tidak hadir di Kantor KPU. Begitu pun dengan pasangan nya Sandiaga Uno.

Sementara itu, Calon Presiden Terpilih Joko Widodo mengungkapkan akan langsung bekerja usai penetapan sebagai presiden terpilih Pemilu 2019. “Ya, besok kita langsung kerja,” kata Jokowi singkat saat jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, kemarin.

Menurut dia, bangsa Indonesia perlu bekerja keras bersama-sama meningkatkan daya saing dengan negara lain. Selain itu, terkait komposisi koalisi pemerintahan, Jokowi menjelaskan akan membahasnya dengan koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Namun dia menegaskan akan terbuka kepada pihak yang bertujuan memajukan Indonesia. “Seperti yang sudah sering saya sampaikan, kita akan buka siapapun sama-sama memajukan negara ini, bersama-sama membangun negara ini,” ujar mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Loading...

Jokowi pun mengajak capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk bersama membangun Indonesia. “Kami menyadari Indonesia adalah negara besar, Indonesia tidak bisa dibangun hanya dengan satu orang, dua orang atau sekelompok orang. Oleh karena itu saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno bersama-sama membangun negara ini,” kata paparnya.

Jokowi meyakini Prabowo dan Sandi adalah tokoh patriot bangsa. Dia menilai keduanya sama-sama menginginkan Indonesia yang kuat, sehingga semakin maju, adil, dan makmur. “Terakhir saya mengajak rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat membelah kita, 02 dan 01. Kita harus bersatu kembali menjadi Indonesia, menjaga Pancasila yang mempersatukan kita semuanya,” katanya.

Jokowi menegaskan akan mendedikasikan diri dan berjuang membangun bangsa bersama KH Ma’ruf Amin meneruskan upaya yang telah dibangun bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Dan saya dan Pak KH Ma’ruf Amin akan sangat berbahagia apabila Pak Prabowo dan Pak Sandiaga Uno datang dalam pelantikan yang akan datang,” kata Jokowi.

Menurut dia, pihak yang berwenang memberikan undangan ke acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024 yakni MPR RI. Selain itu, terkait waktu agenda pertemuan dirinya dengan Prabowo, Jokowi menyerahkannya kepada mantan Danjen Kopassus itu. “Tanyakan Pak Prabowo, kapan ketemu Pak Jokowi,” jelasnya menjawab pertanyaan media terkait rencana pertemuan Jokowi-Prabowo.

Sementara itu, Partai politik yang sebelumnya bergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menghadiri penetapan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di gedung KPU RI.

Partai politik tersebut di antaranya Par­tai Amanat Nasional (PAN) dan Par­tai Demokrat yang diwakili sekretaris jenderal dan wakil ketua umum. Selain PAN dan Demokrat, Ketua DPP Gerindra Habiburokhman juga terlihat hadir di KPU RI. (tim/ful)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.