Jual Excimer ke Kalangan Pelajar

2096
0
DIRINGKUS. Lima pengedar narkoba jenis eximer, riklona clonazepam dan sabu kristal berhasil diringkus Polres Tasikmalaya kemarin (28/11).

Di Kabupaten Tasikmalaya, Sat Narkoba Polres Tasikmalaya menangkap lima pelaku pengedar narkoba jenis excimer, riklona clonazepam dan sabu kristal

Kelima pelaku tersebut, yakni RH, KS, RF asal Desa Cikunten Kecamatan Singaparna. Sedangkan dua lainnya RS asal Desa Cisaruni Kecamatan Padakembang dan YR asal Desa/Kecamatan Bojonggambir.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra SIK mengatakan pihaknya berhasil menangkap lima pelaku pengedar narkoba yang beraksi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“RH, KS dan RF kita ringkus di wilayah Singaparna, RS di wilayah Padakembang dan YR di Bojonggambir. Kelimanya kita amankan bersama barang bukti narkoba jenis excimer, riklona clonazepam dan sabu kristal,” ujarnya kepada wartawan saat ekspos di Mako Polres Tasik, Kamis (28/11).

Penangkapan kelima pengedar narkoba itu, jelas Dony, dilakukan sebanyak yakni tiga kali. Yang pertama pada 3 November, kedua 6 November dan 25 November 2019. “Pelaku diketahui telah mengedarkan narkoba dengan target kalangan pelajar,” tuturnya.

Para pelaku, kata Dony, mendapatkan barang haram tersebut dari Jakarta, dengan modus pengiriman melalui kendaraan jasa transportasi umum. “Kemudian, setelah sampai di Tasikmalaya kita amankan para pelaku, karena sebelumnya sudah kita intai,” terangnya.

Dony menambahkan para pelaku terancam hukuman Pasal 196 Jo 198 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, junto Pasal 55 KUHPidana dan Pasal 60 ayat (3) UU Nomor 05 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar bagi tiga pelaku yakni RH, KS dan RF.

Sementara RS terjerat Pasal 196 jo 198 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal delapan tahun dengan denda Rp 8 miliar.

Dan YR dikenakan Pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) Jo 127 ayat (1) Huruf A UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman lima tahun penjara maksimal 20 tahun penjara denda Rp 10 miliar.

Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya AKP Ngadiman SH menambahkan dari kelima pelaku yang diamankan, pihaknya berhasil menyita sebanyak 3.247 butir excimer, lima butir riklona clonazepam dari RH, KS, RF dan RS. Kemudian satu bungkus atau paket narkotika jenis sabu kristal seberat 0,46 gram dari YR.

“Untuk excimer dijual pelaku per butir Rp 4-5 ribu, sasarannya usia pemuda atau kalangan pelajar di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Sementara satu paket sabu kristal dijual sekitar Rp 700 ribu-1,5 juta,” ungkap Ngadiman.

Salah satu pelaku perempuan RS, mengatakan dirinya nekat menjual excimer karena kebutuhan ekonomi mendesak. “Ya ekonominya rendah, suaminya tak tentu penghasilannya. Sehingga nekat jualan narkoba. Termasuk RS juga pemakai. Dan keempat pelaku pengedar lainnya sama pemakai sekaligus pengedar,” kata Ngadiman. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.