Juara Dunia Pencak Silat dari Perisai Diri Ciamis

1219
0

CIAMIS – Perguruan Silat Nasional Perisai Diri Ciamis mencetak salah seorang pendekarnya yang berprestasi di kancah Internasional.

Dia adalah, Dean Muharom Sandra Pratama (23) warga Dusun Cianda RT 3/6 Desa Sukahaji Kecamatan Ciheurbeuti Kabupaten Ciamis.

Mengagumkan! Anak dari pasangan Dedi Suhendi (48) dan Popong Yuniarsih (45) ini berhasil menyabet gelar Juara Pertama Pertandingan Pencak Silat Internasional, Paku Bumi Open VII 2019, di GOR Pusat ITB Jatinangor, Sumedang.

Baca juga : Hindari Korban Jiwa, Polres Ciamis Sita Ratusan Botol Miras di Konter HP dan Warung

Medali Emasi yang diraihnya, membuat anak pertama dari dua saudara itu menerima bantuan dari Provinis Jabar dan Pemerintah Ciamis, berupa Beasiswa kuliah di Unigal, mulai tahun 2020.

Sang ayah, Dedi Suhendi mengaku bersyukur anaknya meraih mendali Emas Pencak Silat Internasional yang mewakili Perisai Diri.

“Saya sebagai orang tua sangat bangga dengan peraihan ini. Bisa mengharumkan Ciamis dan Indonesia di kancah dunia,” terang pria yang bertugas di PDAM di Kabupaten Tasikmalaya ini.

Baca juga : Menyedihkan.. Di Ciamis, Rumah Sempit Reyot & Nyaris Ambruk Milik Nenek Tuna Netra tak dapat Bantuan, Warga Bergerak

Dedi mengaku, bahwa anaknya juga akan bertanding lagi di  Bogor bulan Februari 2020 mendatang. Masih dalam event skala Internasional.

“Semoga anak saya kembali meraih juara di tahun 2020 ini. Memang Dean orangnya sangat gigih dalam mengeluti Silat di perguruan Perisai Diri,” katanya.

“Saya bangga dengan Dean. Selain punya prestasi Internasional, juha berbakti pada orangtua serta rajin beribadah,” paparnya.

Baca juga : PWI Ciamis Santuni Nenek Tuna Netra yang Rumahnya Sempit dan Nyaris Ambruk

Ditambahan Dean, dirinya tak menyangka akan meraih Mendali Emas di ajang Internasionak itu, hingga mendapat penghargaan lain seperti beasiswa kuliah. Dan kini dia kuliah di Unigal Ciamis.

“Saya akan terus asah kemampuan serta berlatih, untuk persiapan di pertandingan selanjutnya bulan Februari 2020 di Kabupaten Bogor. Saya optimis akan meraih kembali emas,” tandasnya.

Ke depan, dia berharap ada penerusnya untuk mengharumkan Kabupaten Ciamis. “Makanya saya akan mewariskan kemampuanya kepada generasi selanjutnya. Sampai saat ini, saya terus melatih anak-anak di Ciamis, ” terangnya.

(iman sr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.