Jumatan di Masjid Agung Kota Tasik Jarak antar Jemaah 1 Meter, di Unsil Warga Dicek Suhu Tubuh

1221
0

KOTA TASIK – Masjid Agung Kota Tasikmalaya tetap melaksanakan Salat Jumat berjamaah, Jumat (20/03) siang, dengan kondisi jarak antara jemaah 1 meter atau 1 ubin lantai, sesuai arahan Pemkot Tasik. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran corona.

Sebelum khutbah Jumat dimulai, Wali Kota Tasik, Budi Budiman pun sempat memberikan informasi bahwa hingga Jumat Siang sudah ada 2 warga yang masuk ruang isolasi covid-19 di RSUD dr Soekardjo.

“Masyarakat jangan panik dan tetap mentaati arahan serta imbauan pemerintah. Hingga hari ini sudah ada 2 warga kita yang menjadi Pasien dalam Pengawasan (PDP),” katanya.

“Saat ini sedang ditangani tim medis kita dan diharapkan jangan panik, tetap tenang, tetapi jangan juga menyepelekan hal ini. Karena tim kita terus berupaya menanganinya,” sambungnya.

Dia berharap dalam 2-3 hari kedepan, hasil uji sample laboratoriun Kemenkes di Jakarta sudah muncul untuk 2 warga yang naik statusnya dari Orang dalam Pemantauan (ODP) menjadi PDP.

“Terus lakukan pola hidup bersih dan mentaati semua imbauan kita. Siswa harus benar-benar belajar di rumah. Jangan nongkrong di tempat keramaian terbuka seperti Tamkot dan Alun-Alun,” harapnya.

Hal sama dilakukan DKM Masjid Universitas Siliwangi, yang tetap menggelar shalat jumatan.

 

Namun guna lebih mengantisipasi penyebaran corona, pengurus masjid memeriksa suhu tubuh jamaah yang akan masuk masjid.

Di dalam masjid, antar jemaah diberi jarak kurang lebih satu meter. Lantai tanpa karpet dan para jemaah membawa sendiri sejadah, untuk antisipasi dan lebih kehati-hatian.

(rez/age)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.