Jumlah Lulusan SMA/SMK di Kota Banjar tak Seimbang dengan Loker

253
0
MENERANGKAN. Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana saat diwawancarai usai rakor belum lama ini di Kantor Dinas Tenaga Kerja. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
MENERANGKAN. Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana saat diwawancarai usai rakor belum lama ini di Kantor Dinas Tenaga Kerja. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Tingginya jumlah lulusan pelajar SMA/SMK di Kota Banjar tiap tahunnya tidak seimbang dengan jumlah lowongan pekerjaan (loker). Hal tersebut dikatakan Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana.

Menurut dia, di lapangan, terdapat 4.000 lowongan pekerjaan (loker). Namun jumlah pencari kerja (pencaker) mencapai 6.000 lebih. “Tentu itu tidak seimbang,” ujarnya.

Dengan demikian, masih ada kekurangan dan bahkan tidak semua diterima kerja. “Ini yang menjadi kendala, kurangnya lapangan pekerjaan, maka ini yang menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah,” ujar dia kepada wartawan, Sabtu (19/9).

Baca juga : 100 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi

Menurut dia, rata-rata yang banyak mencari lowongan pekerjaan dari lulusan SMK, karena mereka sejak lulus diarahkan langsung terjun ke dunia kerja. Hal itu dimaksudkan meminimalkan jumlah pengangguran.

“Memang kebanyakan lulusan dari Banjar bekerja di luar daerah, karena kurangnya lapangan pekerjaan di Banjar,” tutur dia.

Dikatakan dia, guna menekan jumlah pengangguran tentu harus membuka iklim kerja baru atau mengarahkan pencaker mencari peluang kerja lain minimal buka lapangan kerja.

Membuka lapangan pekerjaan sangat tidak mudah karena membutuhkan modal atau skill yang kompeten. Agar usaha yang baru dirintis bisa diterima masyarakat. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.