Jurus Jitu MOU

184
1058900186

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TURIN – Manchester United membalas Juventus di Allianz Stadium. Pergantian pemain menjadi jurus jitu Jose Mourinho menaklukkan Si Nyonya Tua di matchday keempat Grup H ini.

Tertinggal lewat gol voli luar biasa Cristiano Ronaldo di menit ke-65, MU membalikkan keadaan di lima menit akhir pertandingan. Momen kebangkitan Setan Merah diawali dengan gol pemain pengganti, Juan Mata.

Mata yang mengeksekusi tendangan bebas di depan kotak penalti berhasil menaklukkan kiper Wojciech Szczesny dengan tendangan kaki kirinya di menit ke-86.

Setelah itu, lagi-lagi dari skema set pieces, United memastikan kemenangan 2-1 usai Leonardo Bonucci menjebol gawangnya sendiri di menit ke-90.

“Kami berhasil menang karena kami memainkan pertandingan yang sangat, sangat positif dan kami mencari kemenangan hingga akhir. Kami memperkenalkan Juan Mata bukan untuk tendangan bebas, tetapi untuk menempatkan umpan silang untuk Fellaini, yang selalu mendominasi di udara,” jelas Mourinho di Sky Sports Italia.

Mata dan Fellaini masuk ke lapangan di menit ke-79 menggantikan Ander Herrera dan Alexis Sanchez.

Bersama Marcus Rashford yang dimasukkan terlebih dahulu di menit ke-70, United mampu memberi lebih banyak ancaman.

Selain gol Mata, Rashford juga sempat berhadapan satu lawan satu dengan Szczesny di injury time.

“Kami memainkan permainan yang fantastis, ke tingkat teratas kami, karena kami tidak bisa menjadi lebih baik dari ini. Kami datang ke sini untuk bermain seperti tim yang melawan tim dengan potensi berbeda di setiap level,” kata mantan pelatih Inter Milan tersebut.

Kemenangan ini sendiri sangat penting artinya bagi MU. Meski agak sulit mengejar Juventus yang mengoleksi poin 9, setidaknya mereka cukup aman di posisi kedua. Dengan poin 7, Setan Merah masih unggul dua angka di atas Valencia.

“Satu atau tiga poin tidak akan banyak berubah untuk Juventus, tetapi tiga poin membuat perbedaan besar bagi kami. Saya kira hasil imbang akan menjadi hasil yang tepat,” ujar Mourinho yang sempat memicu kemarahan tuan rumah karena meletakkan tangannya di telinga dan mengedipkan mata pada fans Juve di akhir laga.

Mata yang berbicara kepada UEFA.com mengatakan, gol tendangan bebasnya ke gawang Juventus adalah hasil kerja keras dalam latihan.

“Saya banyak melatih tendangan bebas dan dalam periode ini saya memiliki banyak kepercayaan ketika ada yang dekat dengan kotak penalti,” ungkapnya.

Seperti pelatihnya, Mata mengakui permainan luar biasa Juventus. “Kami memulai dengan baik tetapi Juventus mengambil alih kendali dan bisa mencetak lebih banyak gol, tetapi ini adalah sepak bola, Anda tahu itu,” ujarnya.

Di kubu Juve, pelatih Massimiliano Allegri menyesalkan kekalahan di Turin setelah timnya membuang banyak peluang emas.

“Itu kekalahan yang mengecewakan, karena tim bermain dengan baik. Kamu bisa menang atau kalah dalam sepak bola, kabar baiknya adalah kita kalah dalam pertandingan yang paling tidak penting,” kata Allegri.

Ronaldo sendiri mengingatkan bahwa kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Menurutnya, Liga Champions adalah turnamen khusus sehingga setiap tim tidak pernah bisa bersantai.

Kesempatan membunuh permainan harus dimanfaatkan karena apa pun kata dia bisa terjadi di kompetisi ini.

“Manchester hampir tidak melakukan apa pun untuk memenangkan pertandingan tetapi saya tidak akan berbicara tentang keberuntungan. Itu lebih merupakan hadiah dari kami,” ujar CR7. (fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.