Kabupaten Tasik Terancam Tak Dapat Jatah Formasi CPNS

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terancam tak diberi jatah kuota CPNS tahun ini, seiring masih membengkaknya belanja pegawai di kota berjuluk Kota Seribu Pesantren tersebut.
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tasikmalaya H Ade Sumanang MSi menegaskan saat ini belanja pegawai di lingkungan Pemkab Tasik masih diatas 70 persen.

”Kita terancam tidak dapat jatah kuota CPNS. Sebab sesuai ketentuan yang mendapatkan jatah kuota itu, daerah yang belanja pegawainya harus dibawah 50 persen,” ujarnya kepada Radar, Jumat (7/9).

Untuk itu, kata dia, kepala BKD Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen terus melakukan koordinasi dengan BKN maupun MenPAN-RB. ”Beliau juga (Kepala BKD, Red) masih berada di Jakarta, untuk konsultasi dan koordinasi.
Mudah-mudahan Kabupaten Tasik masih bisa diberi kuota CPNS tahun ini,” ungkapnya.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Arip Rachman SE MM mengatakan informasi terakhir yang diterimanya, Pemkab Tasikmalaya tidak akan diberi alokasi kuota CPNS. Karena belanja pegawainya di atas 70 persen. “Memang kita akui belanja pegawai di APBD murni 2018 masih sekitar 70 persen. Tapi tidak tahu kebijakannya sekarang seperti apa, karena riil di lapangan kita kekurangan tenaga pendidikan,” ungkap Arip.

Terpisah, Kepala Bidang Kepegawaian, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Banjar Nasrudin Karim SPsi, MAP mengaku belum ada penentuan jumlah kuota CPNS untuk Provinsi Jawa Barat termasuk Kota Banjar. “Kemarin rapat dengan Kemenpan-RB di Jakarta, kabupaten dan kota di Provinsi Jabar belum diberikan kuota formasi. Baru luar jawa, mudah-mudahan Senin (10/9) sudah ada buat Banjar,” kata Nasrudin kemarin.

Menurutnya, Senin (10/9) Sekda Kota Banjar Ade Setiana dan BKPPD akan mengikuti rapat di BKN Provinsi Jawa Barat membahas tentang persiapan dan teknis pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018. “Untuk informasi lebih jelasnya nanti Senin, kemungkinan ada kepastian,” paparnya.

Sementara itu, Sekda Pangandaran Mahmud SH MH mengatakan jumlah formasi CPNS untuk Kabupaten Pangandaran masih dikaji oleh pemerintah pusat. ”Intinya masih tentatif, sebab kuota CPNS Pangandaran masih belum ditandatangani oleh MenPAN-RB,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (7/9). (dik/cep/den)

loading...