Kades Bantardawa Ciamis Diringkus Polisi, Gara-gara Ini..

993
0

CIAMIS – Diduga melakukan tindak pidana korupsi pada program pembangunan Jalan Desa yang dibiayai dari Dana Desa, Bantuan Pemkab Ciamis dan Pemerintah Provinsi tahun 2017, Kepala Desa Bantardawa Kecamatan Purwodadi Kabupaten Ciamis, berinisial SN, diamankan Polisi Resort Ciamis.

“Kasus terungkap berawal dari laporan warga. Lalu kami dalami dengann memeriksa sekitar 33 orang saksi,” ujar Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, kepada wartawan, saat menggelar jumpa Pers di Makoplres Ciamis, Selasa (14/01) siang.

Bismo menuturkan, sejak sembilan bulan lalu pihaknya melakukan penyelidikan, hingga akhirnya bisa menentukan status tersangka kepada SN.

“Kami menunggu adanya laporan kerugian negara yang dilakukan oleh Inspektorat Ciamis,” ujarnya.

Hasil audit dari inspektorat, lanjut Bismo, tersangka SN diduga telah merugikan negara sebesar Rp165 juta lebih.

“Kerugian negara sebenarnya Rp300 juta, hanya saja tersangka SN mengembalikan sebagiannya,” kata Kapolres.

“Modusnya, tersangka SN meminta kepada panita pelaksana pembangunan untuk menurunkan spek atau kualitas material untuk pembangunan,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolres, dalam aksinya, tersangka SN memerintahkan perangkat desa membuat laporan fiktif.

“Selain membuat laporan sesuai kehendaknya, tersangka juga menggunakan langsung dananya dengan modus pinjaman. Ngakunya, uang digunakan kepentingan pribadi, THR dan bahkan tak membayar pajak ,” tuturnya.

SN terancam minimal empat tahun hukuman penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

Dengan adanya kasus ini, Bismo berpesan, agar para kepala dalam menjalankan tugasnya tetap sesuai aturan yang berlaku.

“Ini agar terhindar dari kasus hukum dan tidak merugikan negara dan bahkan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, penasehat hukum SN, Anang Fitriana SH CPL menuturkan, pihaknya bersama Dapiq Syahal Manshur SH MH mendampingi SN.

Pada prinsipnya selaku penasehat hukum tersangka, pihaknya mengapresiasi proses penegekan hukum yang dilakukan oleh penyidik.

Namun, selaku kuasa hukum berharap bahwa proses penegekan hukum yang dilakukan se-obyektif mungkin dengan mengusut tuntas.

“Kami berharap pihak -pihak yang diduga kuat terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana yang disangkakan, bisa diusut sampai tuntas,” tandasnya.

(age/iman sr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.