Beranda Tasik Siap Kades Kab Tasikmalaya Harus Melek Administrasi

Kades Kab Tasikmalaya Harus Melek Administrasi

98
0
BERBAGI
diskominfo kabupaten tasikmalaya LANTIK. Bupati Tasikmalaya H Uu Ruzhanul Ulum saat melantik penjabat sementara kepala desa di Gedung Putih Pendopo Lama, Jumat (17/11).

BUPATI Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan kepada kepala desa agar memahami administrasi dalam penatausahaan keuangan desa agar tidak timbul permasalahan yang akhirnya merugikan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Uu saat melantik delapan Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di Gedung Putih Pendopo Lama, Jumat (17/11). Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs H Abdul Kodir MPd, Asisten Pemerintahan dan sejumlah kepala SKPD.  Pentingnya penguasaan administrasi, menurut bupati, perlu dimiliki kepala desa karena harus mempertanggungjawabkan segala macam penggunaan anggaran dalam pembangunan di desa. “Pemeriksaan keuangan tidak hanya dilaksanakan oleh Inspektorat, tapi bagi dana desa dari pusat akan langsung diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kepala desa harus mempersiapkan administrasi keuangan sebaik-baiknya agar mendapatkan penilaian yang baik,” imbuh bupati.

Bupati mengatakan menjadi kepala desa pada hakekatnya adalah amanah yang harus dijalankan untuk melayani kepentingan masyarakat. “Tolong laksanakan amanah dengan baik, jangan sampai mengecewakan masyarakat. Menjadi kepala desa saat ini memang molek, selain status soisal akan meningkat, sejumlah fasilitas pun akan didapatkan seperti mobil dinas dan yang lainnya. Tapi tujuan utama bukan itu, yang paling penting adalah bagaimana melayani masyarakat dengan maksimal,” tutur bupati.

Bupati menjelaskan pelantikan Pjs Kades merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Terkait regulasi ini, bupati mengimbau agar para camat menyosialisasikannya dengan baik kepada masyarakat agar mengetahui mekanisme berjalannya pemerintahan di desa.

Bupati berpesan selaku pimpinan di desa, Kades hendaknya mampu mewadahi dan mengakomodasi aspirasi masyarakat. Ia menginginkan agar kepala desa mampu menjadi pengayom yang melindungi semua pihak sehingga menciptakan rasa aman di seluruh lapisan masyarakat. “Hindari kegaduhan di tengah masyarakat, jangan membuat keputusan secara terburu-buru. Seyogianya berembuklah dengan berbagai kalangan masyarakat, tokoh ulama, pemuda dan tokoh lainnya agar pembangunan di desa berdasarkan hasil komunikasi yang telah dibangun secara baik,” imbau bupati.

Adapun ke delapan Pjs Kepala Desa yang dilantik adalah: Apip Jaelani, SSos sebagai Pjs Kepala Desa Indrajaya Kecamatan Sukaratu, Anang Suryanta sebagai Pjs Kepala Desa Cibeber Kecamatan Manonjaya, Dudung SIP sebagai Pjs Kepala Desa Cikubang Kecamatan Taraju, Mumin Suhendar sebagai Pjs Kepala Desa Sirnagalih Kecamatan Cigalontang, Dian Hidayat SSos sebagai Pjs Kepala Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal, Asep Hendrawan SIP sebagai Pjs Kepala Desa Jatiwaras Kecamatan Jatiwaras, Nanang Priatna sebagai Pjs Kepala Desa Salebu Kecamatan Mangunreja dan Aso Somantri, SIP sebagai Pjs Kepala Desa Cintajaya Kecamatan Tanjungjaya. (rls/snd/adv)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here