Kadispora Diperiksa Sebagai Saksi

3

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KIDUL – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Kuswendi diperiksa penyidik Polda Jawa Barat terkait berbagai proyek yang dilaksanakan oleh dinas tersebut.

“Benar ada pemeriksaan sejumlah pegawai Dispora termasuk kepala dinasnya oleh penyidik Polda Jawa Barat,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan Selasa (18/9).

Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterimanya, pemeriksaan yang dilakukan kepada Kadispora tersebut berkaitan dengan proyek perbaikan Lapangan Jayaraga.

“Sama Polda, informasi yang diterimanya, pemeriksaan berkaitan dengan proyek Lapangan Jayaraga,” ucapnya.

Saat ditanya terkait status kepala Dispora, Budi mengaku belum mengetahuinya.

“Saya belum tahu tuh, itu sudah ranah Polda,” katnya.

Berbeda halnya dengan keterangan Bupati Garut Rudy Gunawan. Menurut dia, pemeriksaan kepada Kadispora itu merupakan permasalahan izin lingkungan dalam pembangunan bumi perkemahan di kawasan Cipanas.

“Kadispora lapor ke saya itu diperiksa sebagai saksi dalam pembangunan Buper (bumi perkemahan),” terangnya.

Rudy menerangkan untuk saat ini pemeriksaan oleh pihak kepolisian itu bukan jadi tersangka melainkan sebagai saksi.

“Belum ada kabar jadi tersangka, kalau jadi saksi saya tahu,” terangnya.

Rudy menerangkan permasalahan timbul dalam pembangunan Buper ini karena dalam pembangunan lokasi tersebut Dispora tidak menyertakan izin lingkungannya.

Selain itu, kata dia, rekomendasi soal tata ruang dari Dinas PUPR memang belum ada. Pihaknya masih menunggu izin mendirikan bangunan (IMB) yang sedang dalam proses.

“Selama ini yang saya tahu soal itu (bumi perkemahan). Bukan terkait Jayaraga atau sport hall di Ciateul,” ucapnya.

Mengenai permasalahan Lapang Jayaraga, kata dia, dari hasil laporan kepala Dispora, pemeriksaan tak terkait proyek Lapangan Jayaraga.

“Lapang Jayaraga sudah selesai, tidak ada masalah,” terangnya.

Dihubungi terpisah, Kadispora Kabupaten Garut Kuswendi tidak menjawab meski tiga kali Rakyat Garut mencoba menghubunginya lewat sambungan telepon. (yna)

loading...