Kakek Telantar Ditolak Beberapa Puskesmas

282
0
CEK KESEHATAN. Petugas dari UPTD Puskesmas Pangandaran sedang memeriksa orang telantar yang dirawat di rumah pekerja sosial.

PANGANDARAN – Seorang kakek berusia 70 tahun mengaku bernama Usman ditemukan telantar di Pangandaran. Setelah sempat dirawat di rumah salah seorang pekerja sosial di Cimerak, pria yang mengaku dari Bekasi tersebut kini dirawat di ruang isolasi Puskesmas Parigi, Jumat (11/5).

“Sudah dua hari di rumah saya karena ditolak dirawat di Puskesmas Pangandaran. Padahal, sebelumnya sudah dirawat di sana. Tapi disuruh dibawa oleh dokternya dengan alasan orang telantar tanggungjawab Dinas Sosial. Padahal kondisinya lemah,” tutur Ai, salah seorang pekerja sosial TKSK Kecamatan Cimerak kepada Radar.

Karena merasa iba, Ai memilih membawa kakek renta tersebut ke rumahnya yang cukup jauh dari Puskesmas Pangandaran.

“Dibantu orang Dinas Sosial dan relawan Tagana akhirnya kakek itu dibawa ke rumah. Tapi kondisinya lemah. Karena mengindap penyakit paru,” ujarnya.

Menurut dia, Dinas Sosial sempat menghubungi beberapa puskesmas. Namun juga ditolak dengan alasan penuh.

“Akhirnya kondisi ini dilaporkan ke Dinkes dan pagi tadi (kemarin) ada petugas Puskesmas Cimerak yang mengecek kondisinya. Alhamdulillah dibawa ke puskesmas Parigi,” ungkapnya.

Ia berharap ada upaya bersama dinas terkait untuk bekerja sama menangani orang telantar.

“Demi kemanusiaan, jangan sampai sudah telantar lalu ditelantarkan lagi. Bagaimana kalau pahitnya meninggal di rumah saya dalam kondisi sakit. Bisa jadi berabe. Urusannya dengan kepolisian juga karena bukan keluarga sendiri,” tuturnya. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.