Kalah, Dua Calon Kades Stres

191
0
Istimewa. PENGOBATAN. Beberapa orang sedang mengikuti pengobatan jiwa di Klinik Pengobatan Alternatif Rumah Solusi Himatera Indonesia (RSHI) Cigugur beberapa waktu lalu.
Istimewa. PENGOBATAN. Beberapa orang sedang mengikuti pengobatan jiwa di Klinik Pengobatan Alternatif Rumah Solusi Himatera Indonesia (RSHI) Cigugur beberapa waktu lalu.

PANGANDARAN – Akibat kalah dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang diselenggarakan pada tanggal 30 November 2019. Dua calon kepala desa (kades) diketahui mengalami stres.

Ustaz muda asal Kecamatan Cigugur yang juga pemilik Klinik Pengobatan Alternatif Rumah Solusi Himatera Indonesia (RSHI) mengatakan, ada dua orang calon kades gagal yang berkonsultasi dengannya.

”Keduanya sudah minta diterapi, karena merasa kaget dan stres mengalami kekalahan dalam Pilkades kemarin,” ujarnya kepada Radar, Rabu (4/12).

Menurut dia, dari sisi psikologis yang bersangkutan (dua calon kades, Red) kelihatan mengalami kecewa berat, karena hasil yang tidak memenuhi ekspektasi. ”Ya namanya kegagalan pasti bisa meruntuhkan mental seseorang,” jelasnya.

Dia mengaku siap untuk membantu calon kades tersebut untuk kembali normal. ”Mereka kan saudara kita, kita harus bantu mereka agar cepat sembuh dan bisa ikut membangun desanya kembali. Tentunya kita bisa membantu dengan bimbingan spiritual,” terangnya.

Pada Pemilu Tahun 2019 kemarin, Dede mengaku sempat menerima calon anggota DPRD gagal untuk diterapi. “Iya sempat ada beberapa orang (calon anggota dewan, Red),” tuturnya.

Loading...

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani mengatakan pihaknya tidak memfasilitasi calon kades yang mengalami stres. ”Tidak ada, itu kan pribadinya masing-masing,” ujarnya.

Ia mengaku belum menerima informasi ada berapa jumlah calon kades yang mengalami stres. ”Saya belum tahu kalau ada yang stres,” jelasnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.