Kampung Sadananya Ciamis Di-Lockdown Warga

585
0
ISTIMEWA PORTAL. Warga Dusun Limus Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya melakukan karantina lokal wilayah mencakup satu RT. Mereka menutup jalan menuju Kota Tasikmalaya.

CIAMIS – Warga Dusun Limus Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya melakukan karantina wilayah lokal (local lockdown). Mereka melakukan karantina untuk satu RT.

Kebijakan tersebut dilaksanakan mulai Senin (30/3) pagi hingga Selasa (31/3) siang.

Warga menutup dua arah masuk dan keluar RT tersebut menggunakan bambu dan kayu. Mereka juga memasang portal dan spanduk tentang Darurat Covid-19.

Baca juga : Warga Janggala Ciamis Gotong Royong Lawan Corona

Ketua RT 01 RW 07 Dusun Limus Dadih Heryadi menjelaskan penutupan akses jalan merupakan bentuk kewaspadaan warga, karena sekarang virus corona terus mewabah ke mana-mana.

Jalan yang ditutup, kata dia, merupakan akses menuju ke Kota Tasik. “Di sana kan sudah ada yang positif dan termasuk zona merah, makanya antisipasinya adalah melakukan portal kedua arah,” ujar Dadih.

“Kami melakukan ini juga atas kesepakatan warga, kepala dusun dan desa, meskipun jalan cukup kecil namun banyak pengendara motor dan mobil menggunakan jalur ini sebagai alternatif menuju daerah Tasikmalaya,” jelasnya.

Penutupan jalan tersebut, kata dia, karena di sepanjang jalan tersebut atau 150 warga khawatir ada pengendara yang melintasi membawa virus corona. Apalagi pemukiman warga lokasinya di pinggir jalan. “Jadi lebih baik mencegah saja, karena takut ada yang singgah di kampungnya, makanya kita portal dari orang luar saja,” ujarnya.

Menurutnya, penutupan jalan hanya untuk akses masuk kampung, sedangkan untuk penduduk masih bisa beraktivitas seperti biasa. “Tetap kita imbau di dalam rumah serta mengurangi aktivitas seharinya di luar rumah,” paparnya.

Dia juga mengimbau warganya yang memiliki anggota keluarga di perantauan agar tidak mudik. Itu untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Kemarin memang ada yang telanjur mudik. Ya itu periksa dan aman serta isolasi diri di rumah tidak boleh keluar selama 14 hari. Kita lalukan ini karena sayang kepada masyarakat, jangan sampai ada yang terpapar Corona,” ujarnya.

Baca juga : Jalan Licin Mobil Pick Up Tergelincir Tabrak Pagar Rumah di Ciamis

Ujang (34), warga Dusun Limus menyambut baik langkah karantina wilayah lokal satu RT tersebut. Karena, wilayahnya merupakan jalur perlintasan menuju arah Tasikmalaya.

“Saya senang kalau seperti ini agar warga luar tidak masuk ke kampung agar aman dan nyaman, memutus mata rantai penularan Corona,” tuntasnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.