Kantor Baznas Kota Banjar Masih Numpang

28
0
Abdul Kohar Ketua Baznas Kota Banjar
Abdul Kohar Ketua Baznas Kota Banjar

BANJAR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjar hingga kini belum memiliki gedung sekretarit sendiri. Kantornya masih numpang di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Kota Banjar.

Ketua Baznas Kota Banjar Abdul Kohar mengatakan sudah mengusulkan pembangunan gedung Baznas, namun masih terkendala anggaran.

“Kita sudah mengusulkan untuk permintaan gedung baru dari APBD Murni tahun 2021, nanti yang membangunkan gedungnya oleh Dinas PUPR, tapi kita juga belum tahu nih usulannya apakah akan tereallisasi atau tertunda karena kembali ke kemampuan anggaran daerah,” kata Abdul Kohar di ruang kerjanya, Kamis (15/10).

Ia mengatakan saat ini menempati ruangan yang awalnya digunakan untuk rumah jaga gedung Pusdai. Karena sudah dua tahun tidak digunakan, akhirnya dimanfaatkan oleh Baznas untuk kantor sekretariat. Nantinya, jelas dia, kantor baru yang diusulkan pembangunannya tahun depan masih di lokasi yang sama. Yakni di lantai dua kantor yang sekarang digunakan.

Lantai satunya akan berfungsi seperti awalnya, sebagai rumah jaga. Sementara kantor Baznas akan menampati lantai dua.

“Mudah-mudahan tidak terkendala lagi, karena kita sudah beberapa kali pindah-pindah kantor. Karena nggak punya lahan atau gedung sendiri,” katanya.

Baca juga : Hasil Seleksi Kompetensi CPNS Kota Banjar Diumumkan November

Kondisi Baznas belum punya gedung sempat ia utarakan dalam proses pelantikannya beberapa bulan lalu. Ia berharap Baznas memiliki gedung sendiri.

“Ya harapan saat sata dilantik juga saya sampaikan, kita ingin diperhatikan soal kepemilikan gedung kemudian kendaraan operasional. Anggaran yang kita kelola dari hasil zakat ASN dan masyarakat umum pada tahun 2019 mencapai Rp 8,6 miliar. Jadi sudah selayaknya kita memiliki gedung sendiri supaya pro­gram kita tidak terganggu dengan keadaan sarana dan prasarana,” katanya.

Dikonfirmasi melalui sam­bungan tele­pon, Ke­pala Bi­dang Cipta Karya Dinas PUPRPKP Kota Banjar Tanty Indrianti mengatakan kemungkinan pembangunan gedung Baznas tidak akan terealisasi tahun 2021 lan­taran ang­garan terbatas.

Selain ada potongan Dana Alokasi Umum (DAU) juga APBD yang ada pada tahun 2020 juga tergeser ke anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.