Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.4%

8.1%

67.2%

Kantor Bea Cukai Tasikmalaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

84
0
Istimewa. PEMUSNAHAN BERSAMA. KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut saat pemusnahan barang hasil penindakan di Halaman Kantor Bupati Garut Selasa (21/7).
Istimewa. PEMUSNAHAN BERSAMA. KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut saat pemusnahan barang hasil penindakan di Halaman Kantor Bupati Garut Selasa (21/7).

TASIK – Sepanjang semester 1-2020, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya  berhasil melakukan 36 kali penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai.

Kepala KPPBC TMP C Tasikmalaya Indriya Karyadi mengatakan, penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai ini merupakan bagian dari fungsi Bea Cukai sebagai Community Protector. Artinya, Bea Cukai melindungi masyarakat dari barang-barang yang berbahaya seperti rokok ilegal.

“Jadi, di samping untuk menyelamatkan potensi kerugian negara, kami pun bertanggung jawab melindungi masyarakat dari bahaya barang ilegal seperti rokok ilegal. Makanya kami terus berupaya menekan peredaran rokok ilegal ini,” katanya kepada Radar, kemarin.

Ia mengatakan, jumlah nilai Barang Hasil Penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai selama Januari sampai Juni 2020 yaitu Rp 158 jutaan dengan rincian barang berupa 855.392 gram Tembakau Iris (TIS) ilegal, 37.984 batang Rokok Ilegal, 2.282 pieces accesories atau Bahan Baku Kawasan Berikat, 0,5 gram Sabu-Sabu (methaphetamin) dan 100 gram Ganja (marijuana).

Jumlah nilai potensi kerugian negara di bidang kepabeanan dan cukai Hasil Penindakan tersebut sebesar Rp 32.473.750. Adapun jumlah sanksi administrasi atas penindakan di bidang kepabeanan dan cukai sebesar Rp 100 jutaan.

“Barang Hasil Penindakan tersebut dicegah dari peredaran di wilayah kerja KPPBC TMP C Tasikmalaya yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kota Tasikmalaya dan Kota Banjar,” katanya.

Ia mengatakan, dalam melaksanakan tugas pengawasan Bea Cukai Tasikmalaya selalu mengedepankan koordinasi dan sinergi baik dengan instansi pemerintah seperti Kepolisian, Kejaksaan, BNN, Pemerintah Daerah di wilayah Priangan Timur, Unit Vertikal Kementerian Keuangan, media massa, perusahaan jasa titipan maupun masyarakat secara umum untuk pengawasan yang efektif dan efisien.

“Dari barang hasil penindakan tersebut, lalu kami melakukan pemusnahan terhadap barang ilegal tersebut,” katanya.

Kegiatan tersebut digelar di Halaman Kantor Bupati Garut Selasa (21/7) bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut. “Bea Cukai dan Satpol PP melakukan pemusnahan bersama barang hasil penindakan yang telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut pihak­nya memusnahkan 1.342.219 gram tembakau iris ilegal, 195.700 batang ro­kok ilegal, 14.7 liter hasil peng­olah­an tembakau lainnya jenis ekstrak dan esens tembakau (vape liquid) dan 206,705 liter MMEA.

“Kami berkomitmen untuk te­rus melindungi masyarakat dari barang-barang berbahaya ini dan gencar menekan peredaran ro­kok ilegal,” pungkasnya. (na)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.