Tuntut Transparansi Pengelolaan Pengadaan Air Bersih

Kantor Desa Sadananya Didemo

46

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

SADANANYA – Puluhan warga berunjuk rasa di depan Kantor Desa/Kecamatan Sadananya, Senin (29/10) siang. Mereka menuntut pemerintah desa bersikap transparan dalam mengelola program pengadaan air bersih (PAB). Pengelolaan PAB juga harus diserahkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Tokoh pemuda Desa Sadananya Asep Hendis menyebut pengelolaan retribusi PAB itu tidak transparan. Apalagi pelanggan PAB saat ini sudah mencapai lebih dari 400 konsumen. “Untuk itu kami menuntut transparansi,” terang pemuda yang populer dipanggil Kecot ini.

PAB, kata Asep, berdiri sejak 1992 dan sudah menjadi aset desa. Namun, sampai saat ini, pengelolaan PAB belum diserahkan oleh pengurus lama ke BUMDes. Padahal, BUMDes itu sudah didirikan pada awal Januari lalu sejak kepala desa dijabat H Gandar Herdiana. “Ini penyampaian aspirasi masyarakat dengan aksi ke desa,” terang dia.

Penjabat sementara (Pjs) Kepala Desa Sadananya Nendi Suhendi mengakui persoalan pengelolaan PAB itu sudah terjadi sejak sebulan lalu. Memang setelah menjadi aset desa, pengelolaan PAB harus diserahkan ke BUMDes. Hal ini juga sudah dituangkan dalam surut keputusan kepala desa sebelumnya H Gandar Herdiana. “Kita ketahui selama ini pengelolaan PAB tidak ada laporan ke­uangan atau hal lainnya. Karena kepe­ngurusan PAB sebelumnya bukan merupakan badan usaha seperti koperasi atau KUD,” paparnya.

Nendi sepakat bila PAB harus di­­kelola oleh BUMDes agar lebih baik dan laporannya jelas. Dia juga akan mem­fasilitasi aspirasi masyarakat dan mem­­­pertemukannya dengan pengurus PAB. Pihaknya juga akan membeberkan me­­­ngenai kejelasan aset tersebut. “Kami me­­­nilai ada­nya kesalah­pahaman. Perlu di­k­o­­munikasikan supaya lebih jelas. Mana yang aset desa, mana yang bukan,” terang dia.

Sementara itu, mantan Ka­­des Sa­da­­­nanya H Gan­­­dar Her­dia­na saat di­­­­kon­­firmasi me­­­­lalui sam­­­bu­­ngan te­le­­pon tidak me­­­respons. (isr)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.