Kaos Dmantez Nyunda dan Unik

457
0
UNIK. Owner Dmantez Dudi menunjukkan kaos dengan tulisan unik di Kompleks Ruko Plaza Asia Kamis (21/3). Tulisan unik ini menjadi magnet untuk menarik konsumen. Fatkhur Rizqi / Tasikmalaya

TASIK – Di tengah persaingan distro di Tasikmalaya, Dudi (40) muncul dengan sesuatu yang beda pada 2009. Ia menciptakan produk kaos dengan merek Dmantez. Kaos produksinya mempunyai ciri khas tulisan berbahasa Sunda dan gambar-gambar yang ikonik di Tasikmalaya.

“Melalui Dmantez, saya ingin ikut andil melestarikan bahasa dan budaya Sunda,” kata Dudi saat diwawancara Radar di Kompleks Ruko Plaza Asia Kamis (21/3).

Keunikan ini membuat kaos Dmantez tetap eksis hingga sekarang.

“Bahasa Sunda yang dipakai untuk desain kaos Dmantez agak nyeleneh agar menarik minat konsumen,” katanya.

Soal ide gambar atau tulisan pada kaosnya, ia mengaku kebanyakan berasal dari celetukan dalam obrolan sehari-hari. Obrolan atau kalimat-kalimat yang dianggap biasa saja menurutnya bisa dikemas menjadi sesuatu yang menarik untuk ditampilkan dalam kaos.

Misalnya, Tauen, Tasik Asik, Nyantri Nyunda Nyakola, Saacan Ngacaprak Prakngaca Kana Awak dan lain-lain.

Dudi mengatakan, segmen pasar Dmantez semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Harga kaosnya mulai Rp 40 ribu hingga Rp 110 ribu. “Dalam seminggu kami memproduksi hingga 5 kodi kaos. Pemasarannya sudah sampai ke luar negeri,” katanya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.