Kapolres: Jaga Persatuan dan Kesatuan

47
DEKLARASI. Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana bersama Dandim 0613/Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio, Danyonif Raider 323/BP Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono dan Kajari Banjar Gunadi saat ditemui usai deklarasi damai Pemilu 2019 Jumat (15/3). (cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Pimpinan seluruh partai politik berkumpul di Aula Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Banjar Jumat (15/3). Mereka mengikuti deklarasi damai jelang Pemilu yang digagas Polres Banjar.

Ada beberapa poin dalam deklarasi yang dibacakan seluruh pimpinan parpol. Pertama akan menyukseskan dan mengikuti Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai dan kondusif guna mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

Kedua, akan mematuhi dan menaati segala bentuk peraturan dan ketentuan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan Pileg dan Pilpres sesuai prosedur hukum.

Ketiga, menolak segala upaya yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat dan menghindari kegiatan yang bersifat provokatif, menghasut, ujaran kebencian serta tidak menggunakan isu SARA.

Keempat akan mendukung TNI dan Polri dalam mengamankan posisi Pileg dan Pilpres di wilayah Kota Banjar. “Deklarasi bersama ini untuk menjaga stabilitas keamanan di Kota Banjar, supaya bisa berjalan aman, damai dan kondusif,” ujar Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana SIK.

Dirinya berharap seluruh peserta Pemilu dan masyarakat mengutamakan persatuan dan kesatuan. Jangan mudah terhasut dan dipecah belah oleh hal-hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Asisten Sekda II Agus Eka Sumpena mengatakan Pemilu harus disambut dengan gembira. Jangan sampai ada saling dendam atau menyebarkan kebencian.

“Mari kita songsong dan ciptakan Pemilu yang aman, damai dan kondusif. Selain itu, ASN harus netral. Jika ada yang tidak netral langsung lapor,” jelasnya.

Deklarasi bersama itu dihadiri Dandim 0613 Ciamis Letkol Arm Tri Arto, Danyon Raider 323/BP Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono SSos, MIPol, Kajari Banjar Gunadi SH, MH, Ketua Bawaslu Irfan Saeful Rohman, anggota KPU, peserta pemilu.

2.738 Personel Gabungan Amankan Pemilu

Sekitar 2.738 personel gabungan antara TNI Polri dibantu Pemerintah Kota Banjar dan Gakumdu akan mengamankan jalannya Pemilu Serentak 17 April 2019.

Personel gabungan itu akan menjaga dan mengamankan sebanyak 634 tempat pemungutan suara (TPS) di empat kecamatan di Kota Banjar.

“Di antaranya akan menjaga mulai dari PPK dan PPS. Kemudian pengamanan juga akan dibantu oleh 1.218 anggota Linmas yang nantinya akan ditempatkan di seluruh TPS di Kota Banjar,” ujar Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana usai memimpin deklarasi damai Pemilu Serentak 2019 Jumat (15/3).

Ia berharap tak ada masyakat yang golput dalam memilih calon presiden dan wakilnya, caleg DPR RI, DPD, DPRD provinsi serta DPRD Kota Banjar.

“Pengamanan akan diprioritaskan ketika ada mobilisasi massa. Personel gabungan akan memastikan seluruh kegiatan Pemilu berjalan aman dan damai,” kata Yulian.

Dalam massa tenang pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Banjar. “Untuk wilayah di Kota Banjar tidak ada yang rawan. Pembagian pengamanannya nanti dua personel menjaga 2-3 TPS. Untuk pengamanan sendiri kita akan dibantu personel dari Polda Jabar,” katanya.

Dandim 0613/Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio akan melakukan pengamanan bersama polisi. “Kami juga akan menurunkan personel dalam pengamanan Pemilu di Kota Banjar,” katanya. (nto/cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.