Harapan Kapolri ke Presiden Jokowi

Kapolri Berharap Tunjangan Naik 100 Persen

34
0
UPACARA. Ribuan personel gabungan Polri-TNI memadati rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-73 Bhayangkara di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (10/7). Presiden Joko Widodo berharap ke depan Polri dapat menjunjung tinggi hak asasi manusia dan menjawab ekspektasi masyarakat serta semakin profesional. Iwan Tri wahyudi / FAJAR INDONESIA NETWORK

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat menaikkan uang tunjangan kinerja (tunkin) hingga 100 persen bagi anggota TNI-Polri dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.

Harapannya ini, diungkapkan Kapolri di hadapan Presiden Jokowi dan ribuan personel TNI-Polri saat memberi sambutan di puncak Perayaan HUT Bhayangkara ke-73, di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).

“Kami berharap kepada pemerintahan baru yang akan memimpin lima tahun ke depan, agar ada kenaikan tunjangan kinerja bagi anggota TNI-Polri hingga 100 persen,” kata Jenderal Tito.

Sebelumnya, Tito menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Jokowi yang pada HUT Bhayangkara ke-72 tahun 2018, telah menaikan tunjangan kinerja bagi TNI-Polri hingga 70 persen dan mulai berlaku per 1 Juli 2018 lalu.

“Kami ucapkan terima kasih, hal tersebut amat berarti bagi peningkatan kesejahteraan personel Polri dan TNI. Terutama bagi mereka yang di lapangan seperti Tamtama,” ucap Tito.

Tito berjanji bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan mengawal kenaikan tunjangan yang dibarengi dengan kualitas kinerja semakin baik.

Selain itu, siap memelihara stabilitas keamanan di dalam negeri hingga selesai pelantikan presiden terpilih pada Oktober mendatang.

“Kami, TNI-Polri akan selalu siap memelihara stabilitas keamanan di dalam negeri, sehingga pemerintah dapat melaksanakan program pembangunan dengan lancar, guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pendapatan nasional,” katanya.

Untuk diketahui, tahun 2018 di perayaan HUT Bhayangkara ke-72, Presiden Jokowi mengumumkan untuk memberikan kenaikan tunjangan Polri hingga 70 persen, dan saat itu Tito menyambut baik rencana kenaikan tunjangan anggota Polri hingga terealisasi, per tanggal 1 Juli 2018.

Pada waktu itu pula, Tito menilai, kenaikan tunjangan bagi anggota TNI-Polri dianggap sangat berarti, khususnya untuk mereka yang bertugas di luar daerah dan perbatasan agar mereka lebih semangat bekerja.

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2015 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ada empat golongan yang memiliki kisaran gaji pokok yang berbeda-beda.

Diantarannya, golongan I atau tamtama, gaji anggota Polri berada di kisaran angka Rp 1,5 juta- Rp 2,8 juta. Sedangkan, untuk golongan II atau bintara, anggota Polri menerima gaji mulai Rp 2 juta -Rp 3,8 juta.

Kemudian golongan III atau perwira pertama, gaji yang diterima mulai Rp 2,6 juta-Rp 4,5 juta. Golongan IV terbagi menjadi dua yakni perwira menengah mulai dari Rp 2,8 juta-Rp 4,9 juta. Sementara perwira tinggi sekitar Rp 3,1 juta-Rp 5,6 juta. (mhf/gw/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.